Breaking News:

Ini Tanggapan FPI Majalengka Soal Pembubaran Organisasi dan Pelarangan Aktivitasnya

dakwah, hisbah ataupun amar maruf nahi munkar, dan Jihad fii sabilillah, jelas dia, adalah perintah Allah dan Rasul-Nya. 

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
Kolase Tribun Cirebon/Istimewa
DPP FPI Menangis minta Habib Rizieq tidak dizholimi pemerintah 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Front Pembela Islam (FPI) Majalengka, Jawa Barat, menanggapi santai soal pembubaran organisasi masyarakat tersebut.

Bagi FPI Majalengka, organisasi itu hanya sebatas kendaraan.

Kabid Dakwah DPW FPI Majalengka, M Shodiqin mengatakan, FPI adalah Ormas atau kendaraan untuk berjuang.

Baca juga: Pemerintah Klaim Ada Video Anggota FPI Baiat ke Kelompok Teror ISIS, Cek Videonya di Sini

Baca juga: Ibu Hamil Datangi Markas Damkar Kuningan, Ternyata Minta Bantuan Lepas Cincin di Jari Manis

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok, Kamis 31 Desember 2020, Sagitarius Jadi Gila & Pelit, Taurus Harus Kerja Keras

Adapun dakwah, hisbah ataupun amar maruf nahi munkar, dan Jihad fii sabilillah, jelas dia, adalah perintah Allah dan Rasul-Nya. 

"Jadi kalau kendaraan yang satu sudah tidak bisa dipakai, ya mungkin pakai kendaraan yang lain. Eh bukan mungkin, (tetapi) bisa pakai kendaraan yang lainnya," ujar Shodiqin saat dikonfirmasi, Rabu (30/12/2020).

Dia menegaskan, aktivitas-aktivitas tersebut, salah satunya dakwah, mutlak menjadi kewajiban bagi setiap muslim.

Selain itu juga, hisbah dan jihad menjadi perbuatan lainnya yang wajib dilakukan.

"Jadi selama hayat masih di kandung badan, selama Islam masih menempel di tubuh kita maka dakwah, hisbah, dan jihad adalah kewajiban bagi setiap individu muslim," tegas dia.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah memutuskan untuk melarang aktivitas organisasi massa Front Pembela Islam ( FPI).

Pemerintah akan membubarkan setiap kegiatan yang dilakukan FPI, karena tidak lagi memiliki legal standing.

Keputusan ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam pada Rabu (30/12/2020).

"Pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan kegiatan yang dilakukan FPI karena FPI tidak lagi memiliki legal standing baik sebagai ormas maupun organisasi biasa," ujar Mahfud MD.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD (Istimewa)

Keputusan pembubaran FPI ini disetujui oleh enam pejabat tinggi di kementerian maupun lembaga negara.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved