Breaking News:

VIDEO - Jutaan Butir Petasan, Sabu-sabu, Ganja dan Barang Bukti Kejahatan Lainnya Dimusnahkan Kejari

barang bukti ini berasal dari 77 perkara tindak pidana umum dan 4 perkara tindak pidana khusus yang sudah berkekuatan hukum tetap

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Indramayu melakukan pemusnahan barang bukti narkotika, senjata tajam, miras, hingga petasan, Rabu (23/12/2020).

Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu, Douglas Pamino Nainggolan mengatakan, barang-barang tersebut didapat dalam 6 bulan terakhir.

"Sebagaimana kita ketahui sesuai peraturan internal kita, agenda pemusnahan barang bukti ini kita lakukan dua kali. Pertama di awal tahun dan sekarang di akhir tahun," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Douglas Pamino Nainggolan menyampaikan, barang bukti ini berasal dari 77 perkara tindak pidana umum dan 4 perkara tindak pidana khusus yang sudah berkekuatan hukum tetap di mana jaksa menjalankan isi putusan pengadilan.

Dari tindak pidana umum, barang bukti yang dimusnahkan meliputi sabu seberat 24,36 gram, ganja seberat 8,27 gram, tembakau gorila seberat 12,71 gram, obat-obatan berupa dextrometorphan sebanyak 2.628 butir, hexymer sebanyak 33.047 butir, double L sebanyak 580 butir, tramadol sebanyak 26.238 butir. Total obat-obatan sebanyak 62.893 butir.

Lanjut dia, 126 alat judi, 9,5 juta butir petasan, 14 gadget, 8 buah senjata tajam, 8 buah kunci perkakas, 2 buah dirigen tuak, 4 botol ciu, dan 5 pak kuku bima.

Kejaksaan Negeri Kabupaten Indramayu saat memusnahkan barang bukti tindak pidana umum dan tindak pidana khusus, Rabu (23/12/2020).
Kejaksaan Negeri Kabupaten Indramayu saat memusnahkan barang bukti tindak pidana umum dan tindak pidana khusus, Rabu (23/12/2020). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Sedangkan, untuk tindak pidana khusus, 1.134 buah botol minuman keras berbagai merk, 2.741 pita cukai palsu, 15.057 rokok tanpa cukai, 1 gadget, 1 printer, 1 laptop, 3 mesin jahit, 100 karung kosong pupuk kujang non subsidi.

"Tentunya ini merupakan tugas pokok kami sebagai pelaksanaan pemutusan pengadilan berkekuatan hukum tetap berdasarkan kekuatan hukum tetap," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved