Breaking News:

Kabar Baik Akhir Tahun, Wisatawan ke Kuningan Tak Perlu Tunjukkan Surat Hasil Rapid Antigen Negatif

Melalui surat edaran yang dikeluarkan Bupati Kuningan Acep Purnama tertanggal 21 Desember 2020, tidak ada kewajiban bagi wisatawan

TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Sejumlah pengunjung berfoto di spot foto di Waduk Darma Kuningan, Sabtu (11/7/2020). 

"Kalau teknisnya mungkin bisa ditanya ke dinas terkait yaitu Disporapar yang mengeluarkan SE ini. 

Kita sudah infokan rujukan surat edaran dari provinsi," katanya.

Pantauan di lokasi sejumlah wisata  jalur Palutungan, volume kendaraan bernopol pelat luar Kuningan pun mendominasi di kawasan wisata tersebut.

"Iya kang, setiap liburan seperti sekarang jelang Natal dan akhir tahun, emang daerah kami seperti begini," kata Andi, salah seorang setempat.

Melihat banyaknya lokasi wisata, kata dia, masing - masing tempat wisata dilengkapi dengan standar Kesehatan.

"Kewajiban memakai masker itu sudah lama, jadi kalau pengunjung gak pakai masker akan dipersilakan pulang," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Pemprov Jabar tidak mengizinkan kegiatan perayaan Tahun Baru 2021 dalam rangka menekan peningkatan penyebaran Covid-19 di Jawa Barat.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Komite Penanggulangan Covid-19 sudah memutuskan bersepakat dengan para gubernur yang lain, bahwa tidak mengizinkan ada perayaan Tahun Baru, yang memang pasti punya potensi ada keriuhan dan keramaian yang membahayakan," kata Gubernur seusai Rapat Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar di Gedung Sate, Senin (14/12).

Emil mengatakan pihaknya pun sedang mengkaji wacana dan mempersiapkan pemberlakuan wajib rapid test bagi para wisatawan yang masuk zona-zona pariwisata seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Pangandaran, saat libur akhir tahun. 

"Itu wajib menyertakan bukti rapid test antigen ya. Kalau Bali itu harus dengan PCR kesepakatannya, kalau Jawa Barat yang tidak terlalu berbasis penerbangan, itu kita akan coba diskusikan, cukup dengan bukti rapid test antigen," katanya.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved