Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman Dikritik Tak Bisa Bedakan Kata Di Sebagai Kata Depan & Imbuhan
Tak ketinggalan, masker pun dipakainya. Dalam e-poster itu, tertulis cukup besar," Aku Siap Di Vaksin
Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
TRIBUNCIREBON.COM - Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, jadi pembicaraan di dunia maya gara-gara postingannya di akun Twitter miliknya, @fadjroeL.
Kamis (24/12/2020) pukul 07.58, Fadjroel mengunggah status tentang vaksin. Ia pun mengucapkan selamat hari Natal untuk yang merayakan.
Tak lupa Fadjroel pun mengucapkan selamat berlibur kepada Sahabat Fadjroel dan mengimbau untuk tetap disiplin 3M.
Baca juga: Harga HP Vivo Akhir Desember 2020: Ada Vivo X50, Vivo V19, Vivo Y51, Vivo Y30 hingga Vivo V20 SE
Baca juga: Cara Makan Bawang Putih yang Benar, Khasiatnya Tak Terduga, Apalagi Kalau Dikonsumsi di Pagi Hari
Baca juga: Demi Bantuan Bansos, Warga di Majalengka Berkerumun, Meski Takut Tertular Covid-19
"Bersiap #VaksinUntukKitaGRATIS Selamat Hari Natal untuk saudara/i sebangsa yang merayakannya. Selamat berlibur untuk #SahabatFADJROEL tetap disiplin 3M: Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak & menjauhi kerumunan ~ #Jubir #BungJubir #JubirPresidenRI@JubirPresidenRI." cuit Fadjroel.
Tak lupa, Fadjroel pun mengunggah foto tengah memberi salam dengan cara menangkupkan kedua tangan di depan. Tak ketinggalan, masker pun dipakainya. Dalam e-poster itu, tertulis cukup besar," Aku Siap Di Vaksin".
Tulisan Aku Siap Di Vaksin itulah yang jadi pembicaraan netizen. Seharusnya yang tertulis kata di itu disatukan. Jika dipisah, akan berbeda arti.
Mohammad Firdaus melalui akun twitter @edantenanan, menjelaskan soal pelajaran bahasa di SMA.
"Waktu dulu saya sma di pedalaman kalimantan, guru saya mengajarkan "di" jika dipisah maka menunjukkan arah atau tempat. Ex : di sana, di sini etc Jika digabung maka menunjukkan objek penderita. Ex: dipukul, dicintai, dibenci, dibeli, divaksin. CMIAW Bang @fadjroeL sma nya dimna?
Netizen lain pun berkomentar. Scarlet Tanager melalui akun @abjadbiru menulis," Selevel Jubir Presiden tidak bisa membedakan penggunaan 'di' sebagai imbuhan dan preposisi. Saya harus tertawa atau menangis mengetahui hal ini? Silakan Bung Jubir menghubungi saya untuk belajar perbedaan 'di' sebagai imbuhan dan preposisi.".