Breaking News:

VIDEO - Penumpang Tujuan Semarang dari Kuningan Wajib Sertakan Surat Negatif Rapid Test Antigen

bagi para penumpang jurusan Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi dan Tangerang serta Karawang (Jabodetabek) belum ada keharusan melengkapi surat hasil rapid

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok

"Bagi wisatawan yang datang ke Jabar diimbau untuk rapid test antigen. Kemudian juga untuk tempat yang ingin melaksanakan kegiatan semacam itu harus tetap harus melaksanakan, kami pun dengan aparat akan mengadakan pengetesan dan inspeksi," ujar Wagub Jabar UU Ruzhanul Ulum di Jalan Dipenogoro, usai Gelar Pasukan Pengamanan Natal dan Tahun Baru, Senin (21/12/2020).

Baca juga: Sekum FPI Munarman Dipolisikan Gara-gara Sebut 6 Anggota Laskar FPI yang Tewas Tak Bawa Senpi

Baca juga: VIRAL Saudari Kembar Gelar Resepsi Pernikahaan Barengan, Para Suami Sempat Bingung Bedakan Istrinya

Baca juga: Target 182 Juta Jiwa Bisa Diimunisasi Vaksinasi Covid-19 Gratis, Percepat Herd Community

Uu mengaku sudah tahu dengan modus sebagian warga yang menyembunyikan kendaraan di tempat tertentu untuk bisa menghindari petugas. Baik menghindari dari rapid tes ataupun menghindari protokol kesehatan.

"Bagi mereka yang suka kucing-kucingan dengan aparat, kami sudah paham. Selama adaptasi kebiasaan baru, sudah sering biasanya tempat parkir gelap, tidak ada mobil tapi di tempat kegiatan penuh dan lainnya.  Kami tidak akan terkecoh kembali," ucap dia.

Banyak daerah di Jabar yang memiliki destinasi wisata unggulan yang pada libur Natal dan Tahun baru kerap dikunjungi. Namun, tahun ini, ia berharap wisatawan tidak datang ke Jabar.

"Wisatawan diusahakan tidak datang ke Jabar untuk tahun ini, tahun kemarin diperbolehkan Insya Allah tahun depan juga diperbolehkan, kami minta pengertian," ucapnya.

Namun, ia paham. Pemerintah daerah tidak bisa seenaknya memulangkan wisatawan yang sudah datang ke Jabar. 

"Tapi kami tidak bisa seenaknya mengembalikan mereka yang datang karena Jabar kan termasuk NKRI.  Kami hanya minta pengertian," ucapnya.

Baca juga: Mempelai Shalat Jenazah Pakai Baju Pengantin, Ayah Pengantin Wanita Wafat di Hari Pernikahan

Dia menambahkan, pemerintah juga melarang setiap pengelola tempat wisata hingga hotel di Jabar menggelar pesta malam tahun baru dengan kembang api.

"Kami ikuti arahan pemerintah pusat. Tetap melarang pelaksanaan kegiatan apapun di malam tahun baru. Pemerintah akan tegas menindak bagi mereka yang melanggar, kalau perlu dibubarkan.  Bagi tempat hiburan yang melaksanakan kegiatan hiburan, cabut izin dan menutup sesuai dengan aturan yang ada," katanya. 

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved