Breaking News:

Program Pangan Lokal Warnai Momentum Hari Ibu, Ada Hadiah untuk Kelompok Tani Wanita

PKK Kabupaten Kuningan menggelar acara Expo Bunda Menyapa dan Pemberian Hadiah Penggunaan Pangan Pituin

Istimewa
Ketua PKK Kabupaten Kuningan Hj Ika Rahmatika Acep Purnama di tengah acara Momentum Hari Ibu, Selasa (22/12/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - PKK Kabupaten Kuningan menggelar acara Expo Bunda Menyapa dan Pemberian Hadiah Penggunaan Pangan Pituin (Pangan Lokal) Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan Tahun 2020 di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Selasa (22/12/2020).

Ketahanan pangan nasional itu untuk memberdayakan potensi pangan lokal yang dimiliki masing-masing daerah.

"Ketahanan pangan merupakan konsep yang multidimensi meliputi mata rantai sistem pangan dan gizi, mulai dari produksi atau ketersediaan, distribusi, konsumsi, dan status gizi," kata Ketua PKK Kabupaten Kuningan, Hj Ika Rahamatika Acep Purnama di lokasi kegiatan. 

Baca juga: Tiga Hari Jelang Natal, Kasus Positif Covid-19 di Majalengka Bertambah 13

Baca juga: Terawan Belum Berkemas dari Kantor Kemenkes Setelah Dicopot Jokowi dari Jabatan Menkes

Baca juga: Pekan Ini Lima Daerah di Jabar Masuk Zona Kuning, 20 Daerah Lainnya Masih Berada di Zona Oranye

Ika mengatakan, kondisi pangan lokal pun menjadi isu global bahkan petani di berbagai belahan dunia kini sedang menuntut adanya kemandirian pangan.

"Selebihnya salah satu regulasi untuk non pangan dengan adanya Peraturan Bupati Nomor 30 Tahun 2017 tentang Peraturan Pangan Pituin Penggunaan (Pangan Lokal) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan," ungkapnya.

Expo Bunda Menyapa ini memiliki makna penting dan merupakan salah satu upaya untuk semakin mengintensifkan pemberdayaan pemanfaatan lahan pekarangan dengan prinsip tanam, petik, olah dan jual.

"Tanaman yang ditanamkan di pekarangan adalah jenis tanaman pangan lokal," katanya.

Pekarangan di Kabupaten Kuningan menurut Ika, kurang lebih 10 ribu hektare umumnya belum dimanfaatkan secara maksimal.

"Kita tahu pekarangan ini adalah sumber gizi keluarga dan pada tahun ini kita melaksanakan kegiatan di 10 desa dan 10 kecamatan yang sudah memanfaatkan lahan pekarangan," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved