Breaking News:

Cegah Penularan Covid-19 Secara Herbal, Anak-anak di Indramayu Ini Dikenalkan Beragam Jamu

dirinya ingin mengenalkan obat tradisional yang dipercaya secara turun-temurun dapat menyehatkan tubuh kepada anak-anak sedini mungkin

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Anak-anak saat melihat proses pembuatan jamu tradisional di MI Darul Ma'arif Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Selasa (22/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Di masa pandemi sekarang ini, jamu tradisional dipercaya mampu memelihara kesehatan tubuh secara herbal.

Atas dasar itu, dalam rangka memperingati Hari Ibu, Yayasan Sekar Pamujan Indramayu menggelar aksi menumbuhkan kasih sayang dengan mengajak anak-anak meninumkan jamu kepada ibunya masing-masing.

Kegiatan itu turut melibatkan sejumlah murid yang berasal dari MI PUI Kemped Kandanghaur, MI Al Ikhlas Eretan, MI Darul Ma'arif Legok, MI Al Washliyah Cipaat Bongas, dan TK Negeri Pembina Kandanghaur.

Baca juga: Harga HP Vivo Akhir Desember 2020: Ada Y20, Y51, Y30, V20 SE hingga X50 Pro, Mulai Rp 1,7 Jutaan

Baca juga: Waduh Antrean Panjang Rapid Test Antigen di Stasiun Kiaracondong Bandung Mencapai 3 Jam

Baca juga: Pelatih Persib Bandung Robert Alberts Minta PSSI dan PT LIB Hentikan Liga 1 2020, Ini Alasannya

Pimpinan Yayasan Sekar Pamujan Indramayu, Hanindya Sitar mengatakan, dirinya ingin mengenalkan obat tradisional yang dipercaya secara turun-temurun dapat menyehatkan tubuh kepada anak-anak sedini mungkin.

"Lewat jamu tradisional ini juga mengajarkan anak agar lebih sehat, apalagi di masa pandemi Covid-19 sekarang," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di MI Darul Ma'arif Legok, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Selasa (22/12/2020).

Sisi lain dari kegiatan ini, selain menambah kedekatan anak dengan ibu. Ia juga berharap anak-anak untuk membiasakan diri menyukai jamu.

Sehingga kekebalan tubuh mereka meningkat dan dapat mencegah dari paparan virus corona.

Pantauan Tribuncirebon.com, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, faceshield, dan menjaga jarak, anak-anak itu terlihat antusias mengikuti kegiatan.

Mereka penasaran saat diperlihatkan cara menumbuk jamu tradisional khas Indonesia, seperti beras kencur, sereh, kunyit dan bahan-bahan utama jamu lainnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved