Breaking News:

Bupati Kuningan Lakukan Sidak ke Sejumlah Pasar Tradisional, Ternyata Ini yang Ditemukan

Sidak itu kata Acep sebagai upaya melihat ketersediaan bahan pangan di pasar tradisional jangan sampai langka

Istimewa
Bupati Kuningan bareng Forkompimda saat lakukan sidak ke Pasar Baru Kuningan, Selasa (22/12/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN -  Sejumlah harga komoditas di pasar tradisional di Kuningan mengalami kenaikan harga. Namun kenaikan pada komoditas tertentu dianggap masih dalam batas kewajaran.

Demikian hal itu dikatakan Bupati Kuningan Acep Purnama saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Kuningan, Selasa (22/12/2020).

Sidak itu dilakukan bersama unsur Forkopimda Kabupaten Kuningan.

Baca juga: Ketahuan Hasil Rapid Test Antigen Positif, Ini yang Akan Dilakukan PT KAI Daop 3 Cirebon

Baca juga: Tiga Hari Jelang Natal, Kasus Positif Covid-19 di Majalengka Bertambah 13

Baca juga: Terawan Belum Berkemas dari Kantor Kemenkes Setelah Dicopot Jokowi dari Jabatan Menkes

"Terutama untuk memastikan ketersediaan bahan pangan menjelang natal dan tahun baru," kata Acep kepada wartawan.

Terpantau di lokasi pasar tradisional, Bupati Acep Purnama dan rombongan itu berada di Pasar Baru Kuningan.

"Kami tadi berkeliling menanyakan langsung stok dan harga bahan pangan kepada pedagang dan masyarakat, untuk memberikan jaminan atas ketersedian barang kebutuhan," ungkapnya.

Sidak itu kata Acep sebagai upaya melihat ketersediaan bahan pangan di pasar tradisional jangan sampai langka termasuk BBM elpiji dan sebagainya.

"Tadi ada sejumlah komoditas seperti cabai merah, cabai rawit, kentang dan telur ayam mengalami kenaikan.

Namun kenaikan harga tersebut masih dianggap wajar," katanya.

Acep memastikan tidak terjadi kecurangan pedagang atau distributor dalam menimbun barang sebelumnya.

"Kita kendalikan kenaikan harga tapi sepertinya masih wajar karena seperti biasa saat hari libur nasional aktivitas masyarakat meningkat dan kenaikan harga biasa terjadi," katanya.

Pada libur panjang Natal nanti Acep juga meminta masyarakat Kabupaten Kuningan yang tinggal di luar daerah untuk tidak dulu pulang.

"Kami meminta masyarakat menikmati liburan di daerah asal masing-masing.

Liburan besok 24, 25 libur ditambah Sabtu Minggu itu pasti akan ramai. Saya berharap masyarakat di luar Kuningan tidak pulang, nikmati liburan di daerah asal saja," katanya. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved