Breaking News:

Ahok Sindir Menteri yang Ketangkep KPK Gara-gara Sembako, Siap Luncurkan Aplikasi Bansos Online

Menurut Ahok BTP keberadaan data menjadi kunci dalam berbagai kegiatan pemerintahan, seperti halnya penyaluran bantuan ataupun subsidi bagi masyarakat

Instagram Agan Harahap
Ahok pakai baju Pertamina 

TRIBUNCIREBON.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok BTP menekankan pentingnya data dalam operasional pemerintahan, baik pusat ataupun daerah.

//

Menurut Ahok BTP keberadaan data menjadi kunci dalam berbagai kegiatan pemerintahan, seperti halnya penyaluran bantuan ataupun subsidi bagi masyarakat.

"Kita tahu selama ini subsidi kita di dalam (pengadaan) barang boleh dikatakan sering tidak tepat sasaran," ujar Ahok dalam Peluncuran Kolaborasi Blibli x Jangkau secara virtual, Senin (21/12/2020).

Founder dari platform aplikasi Jangkau itu meyakini, dengan keberadaan data yang nyata dan terus diperbaharui maka penyaluran subsidi ataupun bantuan akan dapat dilaksanakan secara tepat sasaran dan transparan.

"Jadi saya berharap tidak ada lagi, gara-gara sembako menteri ketangkep. Ini kan kasian banget," ujar Ahok BTP.

Namun, Ahok BTP menyadari, data adalah sebuah komoditas yang mahal. Pasalnya, tidak lah mudah untuk mendapatkan data yang tepat dan terbaharui.

"Data ini selalu mahal," kata Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) itu.

Oleh karenanya, Ahok BTP memiliki visi agar aplikasinya dapat mengumpulkan data terkait masyarakat kurang mampu dan juga kebutuhannya.

Data tersebut nantinya dapat digunakan oleh pemerintah pusat atau daerah sebagai acuan penyaluran bantuan dan juga subsidi.

"Saya mengharapkan Jangkau ini menjadi sebuah dashboard data yang bagi bagi seluruh pemerintahan daerah dan kementerian," ucap Ahok BTP.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved