Breaking News:

22 Orang Perawat di Jabar Meninggal Dunia Akibat Covid-19, Ridwan Kamil Bakal Bikin Monumen Pahlawan

sebanyak 27 ribu di antaranya merupakan perawat relawan Covid-19 yang tersebar di 27 kabupaten dan kota. 

Editor: Machmud Mubarok
IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Ketua DPW PPNI Jabar Wawan Hernawan mengatakan di masa pandemi Covid-19 ini, dari sekitar 76 ribu perawat se-Jabar, sebanyak 27 ribu di antaranya merupakan perawat relawan Covid-19 yang tersebar di 27 kabupaten dan kota. 

Dari jumlah tersebut, per 19 Desember 2020, sebanyak 1.847 perawat terkonfirmasi Covid-19 dan 22 orang meninggal dunia

“Kami tentu prihatin. Hal ini menjadi PR kita bersama, bagaimana perawat ini bekerja sesuai dengan standar, protokol kesehatan kita lakukan bersama-sama, 3M itu kita lakukan bersama. Peran perawat dan masyarakat ini penting tentang bagaimana kita semua berkontribusi dalam pencegahan Covid-19,” katanya melalui siaran digital, Selasa (22/12). 

Baca juga: Wagub Jabar Imbau Masyarakat Konsisten Terapkan Protokol Kesehatan, Sambil Menunggu Vaksin Covid-19

Baca juga: INI Daftar Harta Kekayaan Menteri-menteri Baru Jokowi: Sandiaga Uno Paling Tajir

Baca juga: Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Pemprov Jabar Akan Gelar Rapid Test Antigen Masif Bagi Wisatawan

Untuk itu, DPW PPNI Jabar berterima kasih atas upaya yang telah dilakukan oleh berbagai pihak, baik masyarakat maupun pemerintah, dalam menerapkan protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

Wawan pun berharap, semua elemen masyarakat bisa ikut terlibat dan mendukung program pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19 melalui penerapan prokes 3M dengan baik dan benar.

“Mari kita sama-sama mencegah jangan sampai lalai prokes 3M ini. Sementara perawat akan membantu program pemerintah,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Wawan, pihaknya pun berharap Pemerintah Provinsi Jabar bisa memberikan perhatian khusus terhadap para perawat relawan dan dokter yang telah berkorban energi dan waktu, termasuk meninggalkan keluarga, di masa pandemi Covid-19 untuk mengutamakan pasien.

“Oleh karena itu, harapan kami kepada Pemerintah Jawa Barat melalui Pak Gubernur, lakukanlah pendekatan dengan mereka (perawat dan dokter), sentuhlah mereka dengan senyum, berikan dukungan kepada mereka, agar kami dalam bekerja nyaman dan aman,” ujar Wawan.

Baca juga: Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso Dapat Jabatan Baru, Kini Jadi Wakapolres Metro Jakbar

Baca juga: Momen Hari Ibu AKP Agus Romy Rindukan Sang Ibu yang Jauh di Balikpapan: Pulang Kalau Orangtua Sakit

Baca juga: Kadinkes Majalengka Keluhkan Masih Ditemukannya Pasien Covid-19 yang Ditolak Rumah Sakit

Wawan pun memotivasi dan mengajak seluruh perawat di Jabar agar terus bersemangat dalam melayani masyarakat, namun dengan tetap menerapkan prokes dengan baik.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved