Breaking News:

Polisi Telah Tetapkan Dua Tersangka Kasus Azan Jihad ‘Hayya Alal Jihad’ di Majalengka

Kapolres menyatakan, kedua tersangka itu akan dikenakan Pasal UU ITE 28 ayat 2 Junto Pasal 45 UU ITE.

Eki Yulianto/ Tribuncirebon.com
Tangkapan layar sejumlah orang melafalkan azan dengan mengganti kalimat yang diduga terjadi di Majalengka 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Dalam penyidikan yang telah dilakukan, polisi kini telah menetapkan dua tersangka dalam kasus azan jihad di Majalengka.

Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso didampingi Kasat Reskrim, AKP Siswo DC Tarigan mengatakan, pihaknya sudah menetapkan dua tersangka sejak Minggu lalu kepada yang bersangkutan terhadap perbuatan azan jihad tersebut.

Hari ini, layangan pemanggilan tersangka akan dilakukan.

"Pada hari ini nanti kita kita melayangkan panggilan kepada tersangka terhadap dua orang dari delapan yang telah diperiksa," ujar Bismo saat ditemui di Mapolres, Senin (21/12/2020).

Dijelaskan dia, dua orang itu perannya sebagai orang yang menyebarluaskan video tersebut.

Sedangkan, satu tersangka lainnya ditetapkan kepada orang yang memerintahkan untuk membuat video serupa.

"Dua orang itu ya perannya adalah menyebarkan video tersebut kepada grup-grup wa yang lain, satunya adalah yang memerintahkan atau menginisiasi untuk membuat video arahan terkait video viral tersebut," ucapnya.

Kapolres menyatakan, kedua tersangka itu akan dikenakan Pasal UU ITE 28 ayat 2 Junto Pasal 45 UU ITE.

Untuk dugaan Pasal lain, pihaknya akan kembali mendalami kasus tersebut.

"Untuk kenakan pasal dan penambahan tersangka lainnya kami akan dalami," jelas dia.

Seperti diketahui, video ketujuh warga yang melafalkan kalimat azan yang menyimpang dengan kalimat hayya alal jihad viral di media sosial.

Dampaknya, banyak masyarakat Majalengka yang mempertanyakan dan menyayangkan perbuatan tersebut.

Setelah viral, ketujuh warga asal Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka langsung menyatakan permintaan maaf terbuka.

Kendati demikian, Polres Majalengka terus melakukan pemeriksaan terkait motif apa yang dilakukan oleh ketujuh warga tersebut.

Baca juga: Selidiki Kasus Azan Jihad, Polres Majalengka Akan Panggil Sejumlah Saksi Pekan Depan

Baca juga: Kasus Azan Jihad di Majalengka Naik Jadi Penyidikan, 20 Orang Sudah Diperiksa, Belum Ada Tersangka

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved