Breaking News:

Serangan Ajag di Kuningan

Dua Pekan Terakhir, 71 Ekor Hewan Ternak di Kuningan Dimangsa Ajag, Peternak Merugi Ratusan Juta

pihaknya menyampaikan kepada warga yang biasa pergi ke hutan atau bertani, untuk setop sementara beraktivitas di kawasan perburuan.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Kasus kambing mati secara misterius kembali terjadi di Kecamatan Cibingbin. 

Aris berharap, warga korban dari kalangan peternak kambing dan sapi mendapat  pengurangan beban dan perhatian dari pemerintah,” ujarnya.

Pasalnya, masih kata dia, biar bagaimana pun itu hewan ternak mati merupakan salah satu penghasilan untuk memenuhui hajat hidup.

Diberitakan sebelumnya, petugas kepolisian sektor setempat merespons keresahan warga di Kecamatan Cibingbin atas serangan ajag di kawasan hutan perbatasan Jawa Barat – Jawa Tengah.

“Kami bersiap lakukan sterilisasi kawasan hutan yang diketahui sebagai sarang ajag,” ungkap Kapolsek Cibingbin, Iptu Asep Alamsah saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (21/12/2020).

Langkah sterilisasi kawasan hutan yang di jadikan sarang ajag tersebut.

“Kami bareng Muspika dan sejumlah anggota polisi serta dibantu warga.

Senantiasa pihaknya menyampaikan kepada warga yang biasa pergi ke hutan atau bertani, untuk setop sementara beraktivitas di kawasan perburuan.

Tindakan sterilisasi kawasan hutan tersebut, kata dia, semata untuk dilakukan perburuan dari kawan – kawan Perbakin.

“Hingga kini kami masih koordinasi dengan mereka (Perbakin, red) untuk kapan bisa bertindak cepat perburuan hama satwa liar tersebut,” katanya.

Pasalnya, masih kata Asep, jika ancaman serangan ajag ini dibiarkan terlalu lama. “Khawatir akan menambah jumlah kematian hewan ternak kambing milik warga,” katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved