Breaking News:

TA Model Majalah Dewasa yang Sempat Diamankan Polda Jabar Kini Dipulangkan, Tiga Mucikari Ditahan

Model majalah pria dewasa berinisial TA, yang diamankan Subdit Sibter Ditreskrimsus Polda Jabar pada Kamis (17/12/2020) kini telah dipulangkan.

Tribun Jabar/Mega Nugraha
Artis FTV Berinisial TA Diamankan Polisi di Sebuah Hotel di Bandung, Diduga Terkait Prostitusi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG- Model majalah pria dewasa berinisial TA, yang diamankan Subdit Sibter Ditreskrimsus Polda Jabar pada Kamis (17/12/2020) kini telah dipulangkan.

TA sempat diamankan dari sebuah hotel di Kota Bandung bersama seorang pria. Saat penggerebegan, ditemukan kondom.

"Untuk korban berinisial TA, sudah kami pulangkan, kemarin Sabtu (19/12/2020) sekira pukul 18.00," ujar Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Jabar, Kompol Reonald TS Simanjuntak, saat dihubungi via ponselnya, Minggu (20/12/2020).

Baca juga: Cegah Covid-19, Pemprov Jabar Larang Perayaan Tahun Baru yang Menimbulkan Kerumunan

Dalam kasus ini, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka. Tiga tersangka itu yakni Rj (44) alias Meaw, Ah (40) alias nookie28 dan Mr alias Alona. RJ dan Ah berperan memperdagangkan perempuan lewat situs internet berinisial BM.

Adapun Mr alias Alona berperan sebagai muncikari online yang menyediakan atau memasok pada Rj dan Ah. Ketiganya saat ini ditahan.

"Lainnya masih kita dalami. Mohon waktunya, nanti kita akan sampaikan kelanjutannya kepada teman-teman," kata Reonald.

Ia menambahkan, ketiga tersangka ini memiliki relasi yang luas dan bisa memenuhi fantasi pelanggan dalam berhubungan badan dengan cara, menyediakan perempuan-perempuan panggilan, baik dari kalangan artis hingga warga biasa.

Baca juga: Waspada, Beredar Surat Rapid Test Palsu, Ditawarkan di Stasiun Pasar Senen, Tiga Pelaku Ditangkap

Baca juga: Duh, Penderita Diabetes & Penyakit Jantung Ternyata Tak Boleh Minum Air Kelapa, Bisa Berakibat Fatal

"Ada beberapa artis yang sempat dimanfaatkan ketiga tersangka ini. Nanti kemungkinan akan dipanggil sebagai saksi," ujar Reonald.

Ketiganya dijerat  Pasal 45 ayat 1 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Pasal 12 Undang-undang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

"Dijerat ITE karena RJ dan Ah ini mengelola situs internet berinisial BM, dengan konten menawarkan perempuan yang bersifat asusila. Sedangkan TPPO karena dalam hal ini, ada perempuan yang dijual belikan," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago.

Ia mengatakan, unsur prostitusi dalam kasus ini terungkap setelah penggerebegan TA dengan seorang pria di sebuah hotel di Kota Bandung pada Kamis (17/12/2020).

"Yang jadi permasalahan, yang menguatkan adalah adanya alat kontrasepsi di lokasi hotel tempat TA diamankan. Kemudian ada pembayaran dan ada muncikari dan korbannya, nah ini rangkaian kejahatan ini sudah kita dapatkan sebagai alat buktinya," ucap Erdi.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved