Breaking News:

Indramayu Bakal Punya RTH Bernuansa Heritage, Bungker Perlindungan Tentara Penjajah Jadi Ikon

Lokasi RTH itu tepatnya berada di Blok Baro Buntung, Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
handhika Rahman/Tribuncirebon.com
Pillbox atau Bunker perlindungan tentara masa penjajahan Belanda yang berada di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu Minggu (20/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kabupaten Indramayu bakal memiliki tempat wisata baru yang berbeda pada umumnya.

Di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Dadap yang dibangun di atas tanah reklamasi seluas kurang lebih 1,5 hektare bakal menawarkan tempat bermain di bibir pantai dengan nuansa heritage.

Lokasi RTH itu tepatnya berada di Blok Baro Buntung, Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.

Kepala Desa Dadap, Asyriqin mengatakan, Pillbox atau Bungker perlindungan tentara masa penjajahan Belanda yang berada di desa setempat bakal menjadi ikon dalam menarik minat wisatawan berkunjung.

RTH Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Minggu (20/12/2020)
RTH Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Minggu (20/12/2020) (handhika Rahman/Tribuncirebon.com)

"Sekarang masih tahap pembangunan, diharapkan 2021 nanti bisa selesai," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (20/12/2020).

Pantuan Tribuncirebon.com di lokasi, bentuk dari bungker ini masih utuh sebagaimana bentuk aslinya, lengkap dengan dua buah lubang pengintai dan satu lubang besar sebagai pintu masuk.

Bungker ini berbentuk bundar dengan diameter 1,5 meter, tinggi 1,5 meter dan ketebalan 25 centimeter. 

Bentuknya yang unik sangat rekomended untuk dijadikan objek berswafoto.

Posisinya dari bungker ini diletakan persis di bibir Pantai Dadap, sehingga membuat wisatawan bisa mengintai lautan dari dalam bungker.

Selain itu, di RTH Desa Dadap, nanti juga akan di buat fasilitas lainnya.

Mulai dari kolam renang anak-anak, taman bermain, dan lapangan kegiatan olahraga seperti volly serta olahraga lain sebagainya.

Asyriqin menyampaikan, pembangunan RTH tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2019.

Pada 2021 nanti, pemerintah desa juga akan kembali menganggarkan untuk pembangunan dari Dana Desa (DD) berkisar Rp 300-400 juta.

"Ini baru tamannya saja, belum ruko-ruko. Nanti kita juga akan bangun ruko-ruko untuk berjualan," ujar dia.

Baca juga: Organ Sensitifnya Disebut Bau Ikan Asin, Artis Vernita Syabilla Lapor Polisi Tempuh Jalur Hukum

Baca juga: PNS Pajak Jadi ASN dengan Gaji dan Tunjangan Terbesar di Pemerintahan, Berikut Rincian Lengkapnya

Baca juga: Daftar Daerah di Indonesia yang Wajibkan Rapid Test Antigen untuk Keluar Masuk Kota Ini, Cek Disini

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved