Breaking News:

Pilkada Indramayu 2020

Paslon Sholawat Batal Ajukan Gugatan ke MK, Tim Pemenangan: Ya Sepertinya Diberhentikan

Pasangan calon (Paslon) 01 Muhamad Sholihin-Ratnawati (Sholawat) kemungkinan besar tidak jadi melakukan gugatan sengketa Pilkada ke MK.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Paslon nomor urut 1 Pilkada Indramayu 2020, Muhamad Sholihin-Ratnawati (Sholawat), Kamis (24/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebom.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pasangan calon (Paslon) 01 Muhamad Sholihin-Ratnawati (Sholawat) kemungkinan besar tidak jadi melakukan gugatan sengketa Pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK).

//

Lead Officer (LO) Paslon 01, Sadar mengatakan, hingga saat ini belum ada keputusan lebih lanjut dari tim pemenangan.

"Kemungkinan diberhentikan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Junat (18/12/2020).

Seperti diketahui, Paslon 01 sebelumnya menolak menandatangani hasil rekapitulasi perhitungan surat suara untuk Pilkada Indramayu 2020.

Kejadian tersebut terjadi saat rapat pleno rekapitulasi perhitungan surat suara yang digelar di Aula KPU Kabupaten Indramayu, Selasa (15/12/2020).

Sadar menyampaikan ada 10 catatan yang membuat pihaknya menolak hasil tersebut.

Salah satunya, diduga ada perbedaan selisih lebih kertas suara yang menandakan adanya penyelenggaraan Pilkada tidak profesional dan curang, serta catatan-catatan lainnya.

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Indramayu, Ahmad Toni Fatoni menyampaikan, pihaknya memberi kesempatan selama tiga hari lamanya usai penetapan rekapitulasi di ketuk palu kepada masing-masing paslon bila ingin mengajukan gugatan.

Rekapitulasi perhitungan suara untuk Pilkada Indramayu sendiri diketahui diketuk palu pada 15 Desember 2020 pukul 17.55 WIB.

"Nanti penetapannya kita menunggu apakah proses MK dari gugatan paslon 01 masuk atau tidak," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved