Breaking News:

Larang Perayaan Tahun Baru di Kuningan, Kapolres Ancam Tindak Tegas Pihak yang Nekat Melanggar

bagi siapapun yang melanggar larangan itu akan dikenakan sanksi mulai dari pembubaran kegiatan hingga penutupan lokasi.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Kapolres Kuningan AKBP Lukman SD Malik Lakukan Pemeriksaan Kendaraan Dinas Petugas Polisi yang terparkir di halaman Mapolres, Jumat (18/12/2020) 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN  - Hasil rapat koordinasi lintas sektoral bersama Bupati dan Forum Pimpinan Kepala Daerah menyebutkan petugas polisi melarang kegiatan perayaan malam tahun baru di Kabupaten Kuningan.

“Jika diketahui ada yang melakukan kegiatan perayaan, tentu akan dilakukan penerapan sanksi tegas dan sudah disiapkan bagi siapapun yang nekat menggelar perayaan malam tahun baru,” ungkap Kapolres Kuningan, AKBP Lukman SD Malik di Mapolres setempat, Jum’at (18/12/2020).

Alasan ini sesuai keputusan bersama bahwa tidak ada perayaan malam tahun baru alias dilarang.

Baca juga: Mahasiswa yang Jadi Tukang Parkir di Kuningan Ini Diwisuda Jadi Sarjana, Raih IPK 3,41  

Baca juga: Pemkot Cirebon Tegas Larang Warga Gelar Aktivitas Perayaan Tahun Baru 2021

“Kegiatan hiburan di malam tahun baru ditiadakan, pesta kembang api, live music, karaoke itu dilarang," katanya.

Lukman mengatakan, bagi siapapun yang melanggar larangan itu akan dikenakan sanksi mulai dari pembubaran kegiatan hingga penutupan lokasi.

"Sanksi yang pertama pembubaran, kemudian surat peringatan hingga penutupan lokasi," katanya.

Untuk melakukan pengawasan,kata dia, akan ada patroli skala besar di malam tahun baru.

“Ini untuk memastikan tidak ada masyarakat Kabupaten Kuningan yang nekat merayakan malam pergantian tahun,” ungkapnya.

Disamping itu, kata dia, larangan merayakan malam tahun baru di Kabupaten Kuningan juga tertuang dalam surat edaran Bupati Kuningan nomor 003/3327/Kesra.

“Ada sebanyak 950 personel gabungan telah disiapkan pada Operasi Lilin Lodaya mulai 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021 mendatang,” ujarnya.

Mengenai pengamanan hari raya Natal, kata Kapolres Kuningan ini akan menempatkan personel di tiap-tiap tempat ibadah selama 24 jam nonstop serta melakukan sterilisasi. "Tempat ibadah juga akan disterilisasi oleh unit Jibom," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved