Breaking News:

KABAR GEMBIRA Buat Wisatawan, Masuk ke Kota Bandung Tak Perlu Rapid Test Antigen, Ini Alasannya

Meski tidak ada syarat apapun, Oded mengaku tidak khawatir bakal terjadi lonjakan kasus pasien Covid-19.

Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Daerah wisata Lembang - Sistem satu arah mulai diberlakukan di Lembang, Kamis siang (6/6/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung memutuskan tidak menerapkan kebijakan penggunaan hasil tes swab PCR atau rapid test antigen untuk warga luar yang datang ke Bandung saat libur natal dan tahun baru.

Keputusan itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Oded M danial seusai rapat terbatas (Ratas) di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Jumat (18/12/2020). 

"Tadi sudah dibahas panjang lebar, ini kalau pakai rapid test juga agak berabe saya kira ya, oleh karena itu diputuskan tidak ada ya, persyaratan ada rapid tes itu," ujar Oded. 

Baca juga: Matanya Tak Bisa Melihat, Kang Aris Nekat ke Kota Bandung Jualan Gurilem, Dapat Bantuan Dedi Mulyadi

Baca juga: Ketemuan Malam-malam, Seorang Pemuda dan Janda Kepergok Berbuat Tak Senonoh di Toilet Umum

Baca juga: Prostitusi yang Melibatkan TA Model Majalah Dewasa Berawal dari Patroli Siber

Menurut Oded, salah satu pertimbangannya yakni karena khawatir terjadi penumpukan di setiap pintu masuk Kota Bandung. 

"Kalau kita pakai rapid test juga saya kira khawatir terlalu lama menunggu dan sebagainya, dan kalau itukan harus ada penjagaan posko, kalau tidak ada nanti siapa yang mau menjaganya. Jadi seperti itu saya kira," katanya.

Meski tidak ada syarat apapun, Oded mengaku tidak khawatir bakal terjadi lonjakan kasus pasien Covid-19. Sebab, kata dia bakal menambah petugas untuk memperketat penerapan protokol kesehatan di Kota Bandung. 

"Insya Allah mudah-mudahan tidak, asal kita perketat di sini, dan kita akan terus meningkatkan pengetatan dari unsur pengawasan di lapangan," ucapnya.

Saat ini, Kota Bandung masih berada dalam zona merah atau resiko tinggi penyebaran Covid-19 dengan skor 1.65. Angka ini diklaim turun dari Minggu sebelumnya pada 30 November 6 Desember 2020 sebesar 1.80.
 

Total konfirmasi positif di Kota Bandung saat ini mencapai 4.891, bertambah 1.024 kasus dalam rentang waktu 14 hari. Namun, total konfirmasi positif aktif turun 68 kasus dengan total 710 kasus.

Halaman
1234
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved