Breaking News:

Banyak Warga Keluhkan Pasar Kumuh di Kuningan, Kepala Dinas Perdagangan Turun Cek Langsung Pasar

Berdasarkan pantauan Tribuncirebon.com, di lokasi pasar setempat, atap pasar mengalami rusak cukup parah.

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Industri Kabupaten Kuningan Uu Kusmana saat melihat kondisi pasar tradisional kumuh, atap bocor dan bikin becek lingkungan setempat 
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCCIREBON.COM, KUNINGAN – Sejumlah keluhan timbul mengenai beberapa pasar tradisional di Kuningan yang kumuh. 
“Kami bareng Pak Kabid Pengelola Pasar dan sejumlah staf datang dan melihat langsung kondisi pasar,” kata Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Industri Kabupaten Kuningan, Uu Kusmana, Rabu (16/12/2020).
Berdasarkan pantauan Tribuncirebon.com, di lokasi pasar setempat, atap pasar mengalami rusak cukup parah. 
“Kalau susasana pasar bocor dan membuat becek, jelas tidak ada kenyamanan bagi pedagang atau pengunjung,” ungkap Uu lagi.
Padahal kata Uu, pasar tradisonal ini merupakan sentra ekonomi masyarakat dalam memenuhui kebutuhan hajat hidup. 
“Iya kasihan meraka (pedagang) yang menggantungkan kebutuhan hajat hidupnya dari usaha di sini,” katanya. 
“Jadi kami minta petugas kebersihan pasar untuk selalu menjaga kebesihan,” ujarya.
Tidak hanya itu, lanjut Uu, pihaknya meminta pengelola pasar untuk melakukan penataan dan memberikan kenyaman di lingkungan pasar. 
“Di lantai atas, tolong isi dengan pedagang dan buatkan kantor pelayanan disini juga,“ ujarnya. 
Ini semata untuk kenyamanan warga saat di lingkungan pasar ini,” kata Kadis Uu di damping Kabid Pengelola Pasar, yakni Dede Sutardi.
Sementara Pengelola Pasar Dede Sutardi menambahkan, pihaknya berjanji akan melakukan penataan lebih baik. 
“Apalagi Pak Kadis sendiri mendukung terhadap penataan dan kenyamanan pasar tradisinal di Kuningan,” katanya.
Mengenai lapak yang masih kosong, kata dia, ini akan dilakukan pengisian oleh warga yang siap berdagang. 
“Kami akan lakukan penataan, terutama menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan pasar,” katanya.
Perlu diketahui jumlah pedagang di Pasar Baru Kuningan ini ada sebanyak 300 pedagang. 
“Iya sekitar tiga ratusan dan kami akan meningatkan kegiatan ekonomi sebagai salah satu recovery di masa pandemi Covid-19,” ujarnya. (*)
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved