Breaking News:

Longsor Timbun Akses Desa Padahurip

BREAKING NEWS - Longsor Tutup Akses ke Desa Padahurip, 500 Kepala Keluarga Terkurung di Rumah

Tidak ada korban dalam bencana alam tersebut. “Namun dari waktu kejadian, warga kami sebanyak 500 an kepala keluarga terpaksa berdiam di rumah

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Tangkapan layar Video
Longsor kembali terjadi di wilayah Kuningan selatan, persis di Blok Jahura, Desa Padahurip, Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan, Selasa (15/12/2020). 

Kejadian belum, kata dia, hingga saat ini belum ada tindakan dalam mengevakuasi matrial longsoran tersebut.

“Tadi ada dari BPBD dan saya suruh pulang saja, sebab inimah harus menggunakan alat berat untuk membuka akses jalan kembali normal,” katanya. 

Garis Polisi

Kawasan Longsor terjadi di Blok jahura sekitar Desa Padahurip, Kecamatan Selajambe mendapat perhatian petugas kepolisian sektor setempat.

“Lokasi sekitar zona longsor kami pasang police line, dengan tujuan untuk membuat warga tidak melakukan aktivitas di sekitar tersebut,” kata Kapolsek Selajambe, Iptu Topik Muharjo saat menyampaikan kepada wartawan, Selasa (15/12/2020).

Alasan lain dilakukan pemasangan police line, kata dia, ini akibatnya muncul gerakan tanah dan berpotensi terhadap longsor susulan.

Baca juga: Pilkada Pangandaran Makin Panas, Massa Datangi Bawaslu, Ini Tuntutan Mereka, Siap Jadi Bumper

Baca juga: Beda Nasib Kiwil dengan Meggy Wulandari, Mantan Istrinya Bahagia Banget Setelah Lepas dari Kiwil

Baca juga: Teddy Ngaku Didatangi Preman, Sebut Dirinya dan Bintang Kini Sudah Hancur, Sindir Anak-anak Sule

“Zona longsor tanahnya ada potensi gerakan dan hingga sekarang masih aktif,” kata Topik yang sama di lokasi bencana.

Penjagaan di lokasi sekitar longsor, kata dia, ini sekaligus mencegah warga atau pengendara  yang biasa lewat.

“Kami tutup jalur tersebut, sebab ini sangat membahayakan dan apalagi sekarang, curah hujan belum juga reda,” ungkapnya.

Curah hujan cukup tingggi di Kabupaten Kuningan, ternyata menimbulkan bencana alam di sejumlah daerah.

“Untuk hari kemarin dan sekarang, jumlah longsor terjadi di tiga titik. Yaitu di Desa Cirukem kemarin dan sekarang ada dua, di Desa Cimenga dan Desa Padahurip,” ungkap Kepala Bidang Bina Marga Kuningan, Tedi Sukmajayadi saat dihubungi melalui ponselnya tadi, Selasa (15/12/2020).

Kedua titik terjadi longsor, kata Tedi, ini ditangani dengan peralatan seadanya.

Baca juga: Habib Rizieq Shihab Hanya Seorang Diri di Sel Rutan Narkoba Polda Metro Jaya, Polisi Bilang Begini

Baca juga: KESABARAN Rohimah Istri Pertama Kiwil Sudah Habis, Kini Gencar Deklarasikan Mau Cerai dari Kiwil

Baca juga: Jalani Isolasi Mandiri Selama 15 Hari karena Covid-19, Bupati Cirebon Ingatkan Masyarakat Patuhi 3M

“Iya ini mah mesti menggunakan alat berat atau beko. Dan sangat tidak mungkin malam ini langsung diterjunkan,” kata Tedi.

Alasan itu, kata dia, hingga sekarang hujan terus mengguyur Kabupaten Kuningan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved