Breaking News:

Pikada Indramayu 2020

VIDEO - Bawaslu Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang Pada Sejumlah TPS di Indramayu

Nurhadi menjelaskan, di TPS 09 Kedokan Gabus, ada pemilih di luar daerah pilihannya namun mencoblos di TPS setempat lebih dari satu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merekomendasikan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Pilkada Indramayu 2020.

Ketua Bawaslu Kabupaten Indramayu, Nurhadi mengatakan, berdasarkan hasil pengawasan pada hari pencoblosan kemarin, didapat sebanyak 5 TPS yang berpotensi dilakukan PSU.

"Yaitu di 4 Kecamatan, yakni Kandanghaur, Gabuswetan, Sliyeg, dan Krangkeng," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (11/12/2020).

Baca juga: Ini Tujuh Klub Lawan Tim-tim Wakil Inggris di Babak 16 Besar Liga Champions, Barcelona Paling Bahaya

Baca juga: Sambutan Jenderal Andika Perkasa Buat Pejabat Militer AS Terpukau, Pamerkan Beragam Budaya Indonesia

Baca juga: Jokowi Tanggapi Kasus Penembakan 6 Orang Simpatisan Rizieq Shihab dan 4 Warga Sipil Sigi: Untuk Apa?

Namun, setelah dilakukan pengkajian, hanya ada 3 TPS saja yang kemungkinan besar bisa direkomendasikan untuk PSU.

Yakni, di TPS 09 Desa Kedokan Gabus Kecamatan Gabuswetan, TPS 07 Desa Tugu Kidul Kecamatan Sliyeg, dan TPS 01 Desa/Kecamatan Krangkeng.

Nurhadi menjelaskan, di TPS 09 Kedokan Gabus, ada pemilih di luar daerah pilihannya namun mencoblos di TPS setempat lebih dari satu.

Di TPS 07 Tugu Kidul, ada pemilih yang menggunakan hak pilihnya lebih dari sekali, yakni di TPS tempat ia mencoblos dan di TPS lain.

"Pemilih itu mencoblos dengan membawa surat C.pemberitahuan anggota keluarga yang lainnya," ujar dia.

Sedangkan di TPS 01 Desa krangkeng, ada pemilih yang merupakan pasien Covid-19 menggunakan hak pilihnya di rumah sakit namun tidak dibekali dengan A5 atau surat keterangan pindah memilih.

"Sesuai dengan ketentuan undang-undang bahwa pelaksanaan PSU pemilihan kepala daerah yaitu paling lambat 4 hari setelah proses pungut hitung," ujarnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved