Breaking News:

Pilkada Indramayu 2020

Golkar Keok di Pilkada Indramayu, Dominasi 20 Tahun Runtuh, Dewan Penasehat Partai Bilang Begini

Dominasi Partai Golkar di Kabupaten Indramayu setelah empat kali berturut-turut memenangkan Pilkada akhirnya runtuh di tahun 2020.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Pasangan Calon nomor urut 3 dalam Pilkada Indramayu 2020, Daniel Mutaqien Syafiuddin-Taufik Hidayat di Gedung PGRI Indramayu, Kamis (24/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Dominasi Partai Golkar di Kabupaten Indramayu setelah empat kali berturut-turut memenangkan Pilkada akhirnya runtuh di tahun 2020.

Kekutan yang selama 20 tahun terakhir berkuasa di Pantura Jabar itu kini runtuh seiring kekalahan Paslon nomor urut 3 Daniel Mutaqien Syafiuddin-Taufik Hidayat yang diusung Partai Golkar.

Paslon tersebut hanya mampu menempati urutan kedua berdasarkan quick count atau hitung cepat oleh lembaga survei Indikator Politik dengan perolehan 29,35 persen.

Atau dengan kata lain, berada dibawah perolehan Paslon nomor urut 4 Nina Agustina Dai Bachtiar-Lucky Hakim (PDI Perjuangan, Gerindra, NasDem) yang memperoleh suara 37,45 persen.

Dewan Penasehat Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Indramayu, Iwa Sungkawa mengatakan, pemicu utama kekalahan Partai Golkar di Kabupaten Indramayu disebabkan oleh penghianatan.

Yakni, karena ada perpecahan di buku internal Partai Golkar Indramayu.

"Ada yang tidak loyal dan faktanya banyak PK yang menyeberang mendukung calon lain," ujar dia berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Tribuncirebon.com, Senin (14/12/2020).

Iwa Sungkawa mengatakan, ada gerakan yang diduga dilakukan oleh beberapa kader internal paryai dengan cara mendukung pasangan calon lain.

Dalam hal ini, ia meminta agar DPP Partai Golkar dan DPD Partai Golkar Jawa Barat memberikan sanksi tegas terhadap kader yang melakukan penghiatan tersebut.

Iwa Sungkawa menyebut, hal tersebut demi menyelamatkan kejayaan Partai Golkar.

"Loyalitas yang dilacurkan inilah yang harus mendapatkan sangsi tegas dari DPP maupun DPD Golkar sehingga partai Golkar Indramayu dapat diselamatkan," ucapnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved