Breaking News:

Damkar Indramayu Hari Ini Padamkan Api di 3 Tempat, Terparah di Blok Karang Malang Lohbener

"Mesin utama, mesin pendingin itu aman semua. Tidak ada ledakan, yang terkena hanya kabel-kabel dan langit-langit gosong kena api," ucap dia.

Istimewa
Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api di rumah warga yang terbakar hebat di Blok Karang Malang Desa/Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Senin (14/12/2020) sekitar pukul 11.30 WIB. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Dalam sehari, tiga kejadian kebakaran terjadi di Kabupaten Indramayu, Senin (14/12/2020).

Komandan Regu 2 Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu, Dedi Supriyadi mengatakan, lokasi jadian pertama terjadi di Desa Singajaya, Kecamatan Indramayu sekitar pukul 09.00 WIB.

Kendati demikian, saat itu api bisa cepat dijinakan sebelum membesar.

"Hari ini tiga kali kebakaran, tapi kalau di Singajaya gak sampai kebakaran hanya kompor gas kebocoran saja saat lagi masak," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Di lokasi kedua terjadi di Tempat Pelelang Ikan (TPI) Karangsong Indramayu sekitar pukul 09.30 WIB.

Saat itu, panel listrik kapal nelayan KM Suka Mulya 3 127 gross ton (GT) tiba-tiba terbakar saat tengah bersandar di TPI setempat.

Dikisahkan Dedi Supriyadi, api menghanguskan seluruh kabel kapel dan langit-langit kabin kapal.

Beruntung saat kejadian, para Anak Buah Kapal (ABK) tengah beraktivitas di kapal tersebut sehingga nyalanya api bisa cepat diketahui dan bisa cepat dijinakan sebelum membakar seluruh badan kapal.

"Mesin utama, mesin pendingin itu aman semua. Tidak ada ledakan, yang terkena hanya kabel-kabel dan langit-langit gosong kena api," ucap dia.

Lokasi kebakaran terakhir terjadi di rumah warga di Blok Karang Malang Desa/Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu sekitar pukul 11.30 WIB.

Akibat kejadian itu, seluruh isi rumah hangus dilalap si jago merah.

Meski tidak ada korban jiwa, pemilik rumah ditaksir mengalami kerugian hingga Rp 75 juta.

"Api akibat konsleting listrik," ucap Dedi Supriyadi.

Sementara itu, salah seorang warga, Rina (44) mengatakan, api itu diduga muncul akibat meledaknya televisi yang berada di dalam kamar.

Rina menceritakan, di dalam rumah, saat itu hanya ada anak pemilik rumah. Anak itu lalu langsung berteriak meminta bantuan warga memadamkan api.

"Pas saya masuk ke rumah, buka pintu kamar di belakang, api udah gede banget naik, asalnya dari kamar," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved