Breaking News:

Kasus Pelanggaran Prokes, Polisi Minta 5 Tersangka yang Sudah Diumumkan Namanya Menyerahkan Diri

Rizieq Shihab bakal menjalani pemeriksaan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Tribunnews
Pemimpin Front Pembela Islam, Rizieq Shihab menjadi tersangka kasus kerumunan massa di Petamburan, Jakarta Pusat. 

TRIBUNCIREBON.COM - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, telah mendatangi Polda Metro Jaya, Sabtu (12/12/2020).

Rizieq Shihab bakal menjalani pemeriksaan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan penyidik mempunyai waktu 1x24 jam untuk menahan Rizieq Shihab atau tidak.

"Kita punya waktu 1×24 jam. Nah, nanti baru bisa ditentukan apakah ditahan gitu," ujarnya, seperti diberitakan Tribunnews.com, Sabtu.

Baca juga: UPDATE, Habib Rizieq Siap Ditahan, Polisi Akan Tangkap Imam Besar FPI Setelah Pemeriksaan Selesai

Baca juga: Gubernur Ridwan Kamil Siap Penuhi Panggilan Polda Jabar Soal Kerumunan di Acara Habib Rizieq

Yusri Yunus menyebut Rizieq Shihab datang ke Polda Metro Jaya karena takut.

Pimpinan FPI itu bukan hadir karena memenuhi panggilan, tapi menyerahkan diri.

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab didampingi kuasa hukumnya, Munarman tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (12/12/2020).
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab didampingi kuasa hukumnya, Munarman tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (12/12/2020). (TRIBUNNEWS.COM/JEPRIMA)

"Dia menyerah, dia takut. Karena takut, dia menyerah, bukan panggilan," ungkap Yusri.

"Kan (kami) sudah ngomong bahwa Polda Metro Jaya tidak akan melakukan pemanggilan, kita akan tangkap. Karena takut ditangkap, dia menyerah," lanjutnya.

Setelah Rizieq Shihab mendatangi Polda Metro Jaya, Yusri Yunus meminta lima tersangka lainnya untuk menyerahkan diri juga.

Halaman
1234
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved