Breaking News:

Marah! Bupati Kuningan Bakal Beri Sanksi Lebih Berat Terhadap Oknum PNS yang Terjerat Narkoba

telah memerintahkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) untuk mengawasi dan memeriksa semua PNS hingga tenaga P3K maupun ho

TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Bupati Kuningan, H Acep Kuningan saat diwawancara wartawan di Halaman Kompleks Setda Kabupaten Kuningan, Kamis (13/8/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Ada dua oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Kuningan terjerat kasus narkoba. Dua oknum PNS itu berstatus guru dan ahli gizi, mendapat tanggapan dari Bupati Kuningan Acep Purnama.

"Oknum PNS di lingkungan Pemkab Kuningan yang mengonsumsi barang haram, lagi lagi terulang dan saya akan memberlakukan sanksi yang lebih berat, tidak main-main. Saya minta proses sesuai aturan yang berlaku, tidak ada toleransi," tegas Acep saat diwawancarai di Kantor Bappeda Kuningan Kamis (10/12/2020), usai melaksanakan Agenda Konferkab PWI Kuningan 2020-2023.

Bupati Acep mengungkapkan telah memerintahkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) untuk mengawasi dan memeriksa semua PNS hingga tenaga P3K maupun honorer.

Baca juga: Menangi Pilkada Indramayu Berdasar Quick Count, Putri Mantan Kapolri: Ini Skenario Langit dari Allah

Baca juga: Rizky Billar Gendong Bayi yang Nangis, Bayi Auto Berhenti Nangis & Nyaman Saat Dipeluk Lesti Kejora

Baca juga: 3 Balita Dibunuh Ibu Kandungnya Sekaligus Saat Keluarga Pergi Mencoblos, Ini Kronologi dan Motifnya

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok, Jumat 11 DEsember 2020: Taurus Lari dari Masalah, Leo Mulailah Menabung

"Saya perintahkan BKPSDM untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan. Mungkin nanti akan ada tes urine massal," katanya.

Di tempat sama Sekda Kabupaten Kuningan Dian Rachmat Yanuar memastikan PNS yang terlibat kasus hukum seperti menggunakan narkoba dipastikan mendapat sanksi berat yakni pemecatan.

"Sesuai arahan Pak Bupati masalah narkoba akan kita ambil langkah tegas. Intinya kita kalau sudah berkekuatan hukum tetap akan sanksi, bisa sanksi pemecatan," ujarnya.

Pemkab Kuningan telah berdiskusi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kuningan untuk merencanakan tes urine massal.

"Sudah diskusi dengan BNN rencana ada kerjasama untuk tes urine massal. Cuma waktunya belum tahu," kata Dian.

Diberitakan sebelumnya, Sebanyak dua orang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Kuningan berhasil ditangkap polisi.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved