Breaking News:

Hasil Hitung Cepat Pilkada Kabupaten Bandung Versi LSI JA, Dadang Supriatna-Syahrul Unggul

hasil hitung cepat  Pilkada Kabupaten Bandung itu, Dadang - Syahrul meraih suara 56.54 persen. Paslon nomor 2, Yena - Atep meraih 13.16 persen

Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Cipta Permana
Hasil hitung cepat  Pilkada Kabupaten Bandung itu, Dadang - Syahrul unggul meraih suara 56.54 persen. Calon Bupati Bandung nomor urut 3, H.M. Dadang Supriatna bersama istri, Hj. Emma Dety Permanawati menunjukkan surat suara yang telah dipilihnya di bilik TPS 24 yang terletak di RW 14 Kampung Sapan, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu (9/12/2020). 

Adapun orangtua Yena, tinggal di Kampung Cikalang Desa Cileunyi Kulon Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung dan menggunakan hak politiknya di TPS 20 yang berjarak kurang dari 500 meter dari rumah orangtua Yena.

Pantauan Tribun, Yena datang ke TPS 20 mengantar ibunya. Tampak juga tim suksesnya serta anggota keluarga Yena Iskandar Ma'soem. Yena tampak mengenakan jaket merah. 

Di TPS 20, sebelum melakukan pencoblosan, orangtua Yena, yakni Ny Yeti maupun pemilih lainnya,  tampak mencuci tangan lebih dulu. Kemudian dicek suhu tubuh, dipakaikan sarung tangan plastik. Lalu masuk ke area pemungutan suara. ‎Menandatangani daftar hadir menunggu kemudian dipanggil.

Setelah itu, masuk ke bilik suara, mencoblos. Memasukan surat suara kemudian ditetesi tinta. 

"Hari ini saya nganter orangtua ke TPS 20 karena orangtua tinggal disini," ucap Yena di TPS 20. 

Ia mengaku suasana hatinya sedang senang dan gembira di hari pencoblosan. Tidak setegang hari sebelumnya. Ia optimis mendapat yang terbaik di hari pencoblosan ini.

"Optimis meraih yang terbaik. Itu saja sih. Hari ini saya akan di rumah ibu saya bersama keluarga," ucap Yena. 

Sementara itu, Ny Yeti (65), ibunda Yena mengaku merasakan ketegangan beberapa hari sebelum pencoblosan.

"Deg-degan. Tapi sebagai orangtua sangat mendoakan anak untuk meraih yang terbaik," ucap Yeti.

Idan Haidar selaku Ketua KPPS di TPS 20 mengatakan, di TPS itu, ada 333 pemilih. Salah satunya orangtua Yena Ma'soem. Ia menyebut, petugas KPPS di masa pandemi harus memakai masker, faceshield dan menjaga jarak.

"Kami sediakan sarung tangan plastik untuk pemilih. Kemudian seminggu sebelum pencoblosan petugas KPPS harus menjalani rapid tes dulu," ucap Idan.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved