Breaking News:

Bupati Majalengka Kecewa Kinerja OPD Buruk, Ancam Setop Tunjangan Kinerja Enam Bulan ke Depan

ia merasa kecewa dengan kinerja pegawainya yang sampai saat ini belum menunjukkan adanya peningkatan dalam kinerja.

TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Bupati Majalengka, Karna Sobahi. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Selain mengultimatum para OPD yang belum menunjukkan peningkatan kinerja, Bupati Majalengka, Karna Sobahi juga mengancam akan menyetop tunjangan kinerja (Tunkin) bagi para bawahannya.

Pasalnya, ia merasa kecewa dengan kinerja pegawainya yang sampai saat ini belum menunjukkan adanya peningkatan dalam kinerja.

Padahal, pada awal tahun 2019 lalu, dirinya sudah melakukan kenaikan Tunkin.

Baca juga: Hasil Hitung Cepat Pilkada Kabupaten Tasikmalaya Versi LSI, Paslon Iwan-Iip Ungguli Petahana

Baca juga: Hitung Cepat Pilkada Solo 2020, Gibran Rakabuming Unggul Telak Versi Voxpol & Charta Politika

Baca juga: Hitung Cepat Pilkada Pangandaran, Pasangan Calon Jeje-Ujang Unggul Tipis dari Adang-Supratman

Baca juga: Hasil Hitung Cepat Pilkada Indramayu 2020 Bisa Disimak di Link Live Streaming Ini

Ia pun telah mengalokasikan anggaran Tunkin untuk pegawai di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Majalengka hingga mencapai Rp 114 milyar. 

Akan tetapi, dengan kenaikan yang cukup fantastis itu, tidak sebanding dengan peningkatan kinerja.

"Di awal periode kepemimpinan kita, sebanyak Rp 114 miliar kita siapkan untuk Tunkin, sekarang Sekda saja Tunkin-nya Rp 30 juta, kepala OPD utama seperti Bappeda, BKAD, Inspektorat jadi Rp 21 juta, pegawai Eselon II Rp 9 juta," ujar Karna, Rabu (9/12/2020).

Bupati menambahkan, seiring dengan kenaikan Tunkin yang diberikannya, justru dia kecewa karena tidak ada kinerja yang baik diberikan oleh pegawainya, terutama, dalam penyelesaian proyek.

"Tapi banyak program yang tidak jalan, kalaupun jalan itu melalui pihak kedua dan ketiga, bukan dinasnya yang bergerak. Berarti Rp 114 miliar ini tidak ada artinya," jelas dia.

Mantan Wakil Bupati dua periode tersebut mengungkapkan bahwa imbas adanya hal itu, dirinya dipanggil secara khusus oleh Gubernur Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Halaman
12
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved