Breaking News:

Bupati Karna Sobahi Sebut Penanganan Covid-19 di Majalengka Buruk, Ultimatum Para Kepala OPD

saat ini pihaknya akan melakukan pembinaan terlebih dahulu untuk melihat perkembangan dari kinerja bawahannya.

TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Bupati Majalengka, Karna Sobahi. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Bupati Majalengka, Karna Sobahi menyebut penanganan Covid-19 di Majalengka masih terbilang buruk.

Oleh karena itu, dirinya memberi ultimatum kepada para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar memberikan tenaga yang ekstra dalam menangani virus tersebut.

"Ya terlihat dari penanganan kasus Covid-19 ini banyak yang kinerjanya buruk," ujar Karna, Selasa (8/12/2020).

Baca juga: Sepasang Kekasih Kepergok Mesum di Dalam Mobil, Parkir di Dekat Danau, Si Wanita Masih di Bawah Umur

Baca juga: Gisel Panik Curhatannya ke Hotman Paris Soal File Video di Handphonenya Viral, Ini Kata Pelapor

Baca juga: Duit Rp 1 Miliar Milik Seorang Nenek Rusak Dimakan Serangga karena Disimpan di Kaleng Susu

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Kuningan Bertambah 124 Orang, Zona Luragung Dianggap Penyebaran Terbesar

Masih disampaikan Bupati, saat ini pihaknya akan melakukan pembinaan terlebih dahulu untuk melihat perkembangan dari kinerja bawahannya.

"Kita lakukan pembinaan, selanjutnya kita ambil langkah tegas," tegasnya.

Dalam pelaksanaan PSBM wilayah tahap dua ini, pihaknya meminta para bawahannya untuk lebih serius menangani kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Majalengka. 

"Saya sudah perintahkan para Kepala OPD dan camat di masing masing tempat sebagai LO untuk menangani penyebaran virus Corona. Saya sudah beri wewenang untuk memimpin disetiap wilayahnya," ucapnya.

Bupati menegaskan, dengan adanya perintah yang diberikannya kepada OPD untuk membangun komunikasi dan memimpin penanganan virus Corona, dirinya berharap bisa lebih menekan angka penyebaran kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Majalengka.

"Saya harap dengan wewenang ini bisa digunakan dengan maksimal dalam menekan penyebaran Covid-19, gali dan kaji setiap celah yang ada guna mendeteksi lebih awal sebaran virus corona disetiap wilayah," tandas orang nomor satu di Majalengka ini.

Sementara, menurut data Covid-19 dari Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Majalengka per hari ini, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 812 kasus.

Adapun, pasien yang masih aktif terjangkit baik yang dirawat di rumah sakit maupun isolasi mandiri, mencapai 229 kasus.

Sedangkan, pasien sembuh mencapai 519 orang dan meninggal dunia 71 orang.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved