Breaking News:

Saat Menteri Lain Sibuk Korupsi hingga Miliaran Rupiah Menteri Ini Sibuk Kerja hingga Tembus Lumpur

Di saat menteri lain sibuk korupsi, salah satu menteri ini malah sibuk kerja di lapangan, malah berjibaku menembus jalanan berlumpur.

Editor: Mumu Mujahidin
Victory/Tribun Medan
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau langsung kondisi sungai Pantai Bokek yang menerjang Perumahan De Flamboyan Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Medan, Senin (7/12/2020). 

Ini menjadi pencarian di hari keempat tim SAR Medan melakuan pencarian korban Herman. 

Baca juga: Kota Bandung Masuk Zona Merah, 5 Daerah di Jabar Lainnya Berstatus Sama, Cirebon Termasuk Gak?

Baca juga: Vaksin Corona Asal China Sinovac Prioritas untuk Warga di Zona Merah? Ini Penjelasan Ridwan Kamil

Humas SAR Medan, Hisar Turnip menjelaskan bahwa jumlah personil yang dicari hingga ke 10 kilometer ke lokasi. 

"Tim pencarian akan mencari hinhga 10 kilometer dari dari Pantai Bokek ke arah Hilir sungai, dengan Scouting darat tetap dilaksanakan di sekitar Komplek Perumahan De Flamboyan. Alut, 1 LCR, 3 Perahu Kayak," tuturnya, Senin (7/12/2020). 

Istri korban, Evawaty Sri Ulina (48) Istri Herman Asmen (49) menjelaskan bahwa suaminya sempat untuk menolong evakuasi orang tua dan anak-anak.

"Umur saya 48, suami saya 49. Saya tinggal di rumah ini. Bapak (Suami Eva) mau bantu orang. Dia awalnya keluar 10.30 dan setelah itu tidak kembali lagi," tuturnya. 

Eva menyebutkan ia dan suaminya terakhir kontak pada jam 12 malam saat kejadian dan mendapatkan informasi bahwa suaminya di jembatan Flamboyan Island.

"Saya kurang tahu, karena awalnya keluar dari rumah untuk mencek lokasi separah apa kondisinya. Terakhir komunikasi pukul 12:00 Wib, air sudah tinggi dan dia suruh saya evakuasi orang tua ke atas. Sejak itu tidak ada kabar lagi," ungkapnya.

Sebelumnya, jenazah bayi 2 tahun Imanuel Jonatan Sihaloho yang terseret banjir bandang di perumahan De Flamboyan, Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Medan, Minggu (6/12/2020).

Sekitar pukul 11.00 WIB Tim SAR Medan yang telah menyusuri selama tiga hari berturut-turut di seputaran bantaran sungai Belawan akhirnya ditemukan 1 kilometer dari TKP diantara pepohonan pisang.

Sang bayi ditemukan dalam kondisi penuh lumpur, dan langsung dibersihkan tim dengan air kemudian dimasukkan ke dalam kantong Jenazah.

Baca juga: Mario Teguh Jadi Perhatian Publik Lagi, Postingan Sang Motivator di IG Undang Kementar Netizen

Baca juga: Dramatis, Nyawa ABK di Indramayu Ini Selamat Usai Terombang-ambing di Lautan, Perahu Dihantam Ombak

(vic/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved