Breaking News:

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Terjadi Sampai Sepekan Mendatang, Masyarakat Diminta Waspada

masyarakat harus waspada potensi cuaca ekstrem yang akan melanda dalam sepekan mendatang.

Science Daily
PERINGATAN Dini Dari BMKG 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan agar masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang akan melanda dalam sepekan mendatang.

Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Kertajati Majalengka, Ahmad Faa Iziyn mengatakan, cuaca ekstrem itu diprediksi mulai melanda dari tanggal 6-11 Desember 2020.

Hasil analisis terkini BMKG, menunjukkan bahwa terdapat potensi peningkatan pertumbuhan awan-awan hujan diatas wilayah Indonesia.

Baca juga: Ucapan Gus Dur Soal Korupsi di Depsos Kembali Viral: Tikusnya Sudah Menguasai Lumbung

"Kecepatan angin maksimum bisa mencapai 32 Knot atau 59 km/jam," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (7/12/2020).

Ahmad Faa Iziyn menyampaikan, kondisi cuaca buruk ini pula yang menyebabkan terjadinya kerusakan di beberapa daerah, seperti yang terjadi di Kabupaten Indramayu, dan wilayah-wilayah lainnya.

Di Kabupaten Indramayu sendiri diketahui, sejumlah wilayah mengalami banjir, pohon tumbang, hingga robohnya salah satu dari empat menara di Masjid Islamic Center Indramayu.

Baca juga: Ucapan Gus Dur Soal Korupsi di Depsos Kembali Viral: Tikusnya Sudah Menguasai Lumbung

Menurut Deputi Bidang Meteorologi Guswanto, disampaikan Ahmad Faa Iziyn, cuaca ekstrem akibat peningkatan potensi pertumbuhan awan ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor.

Yakni, kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil, aktifnya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin di wilayah Indonesia.

Lanjut Ahmad Faa Iziyn, adanya pusaran angin (sirkulasi siklonik) yang terpantai di beberapa tempat yang dapat mendorong terbentuknya daerah pertemuan atau perlambatan kecepatan angin (konvergensi).

"Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah," ujar dia.

Baca juga: HASIL KLASEMEN Liga Inggris: Tottenham dan Liverpool di Puncak, Arsenal Dekati Zona Degradasi

Wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi cuaca eksrem itu meliputi, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Kep. Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah.

DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat, dan Papua

BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti puting beliung, hujan lebat disertai kilat atau petir, hujan es, dan lain-lain.

"Dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved