Breaking News:

Pilkada Indramayu 2020

24 Anggota KPPS di Pilkada Indramayu 2020 Positif Covid-19, KPU Pastikan Mereka Tak Akan Ditugaskan

sampai saat ini, Satgas Covid-19 masih terus merunning atau melakukan pelacakan agar anggota KPPS yang nantinya bertugas dalam kondisi benar-benar seh

TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Senin (7/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sebanyak 24 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam Pilkada Indramayu 2020 positif Covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, terkonfirmasinya 24 anggota KPPS itu didapat setelah dilakukannya pengambilan spemimen swab.

Mereka sebelumnya dinyatakan reaktif Covid-19 berdasarkan rapid test sebagai syarat wajib sebelum bertugas.

Baca juga: Gara-gara Pernah Menikah dengan Nurdin Ruditia, Nita Thalia Ngaku Jadi Trauma Kalau Mau Nikah Lagi

Baca juga: Harga Hp Vivo Terlengkap Desember 2020, Vivo V20 SE, Vivo X50, Vivo V20, Vivo Y15 dan Vivo Y30

Baca juga: Suami Sengaja Datang ke Salon Milik Istri, Temui Karyawan Cewek, Nyonya Datang, Pelakor Auto Disiksa

"Ya, jadi dari hasil teman-teman puskesmas yang melaksanakan rapid tes pada anggota KPPS dan Panwas itu didapatkan 24 orang sampai sejauh ini yang hasil swabnya positif," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di Pendopo Indramayu, Senin (7/12/2020).

Deden Bonni Koswara mengatakan, kemungkinan jumlah anggota KPPS yang positif Covid-19 ini pun bisa saja bertambah.

Pasalnya, sampai saat ini, Satgas Covid-19 masih terus merunning atau melakukan pelacakan agar anggota KPPS yang nantinya bertugas dalam kondisi benar-benar sehat.

Ia berharap, proses tersebut bisa secepatnya selesai pada hari ini atau paling lambat besok, sehingga penyebaran Covid-19 dalam pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Indramayu tidak menjadi klaster baru.

Di tempat yang sama, Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Indramayu, Pitrahari memastikan, anggota KPPS yang sudah dinyatakan positif Covid-19 tidak akan ditugaskan.

"Terkait dengan KPPS yang dinyatakan positif terpapar Covid-19 itu, maka KPPS yang bersangkutan tidak kami tugaskan," ujar dia.

Pitrahari menjelaskan, di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) ada sebanyak 7 anggota KPPS yang bertugas, ditambah 2 anggota linmas atau keamanan.

Jika pada satu TPS itu ada lebih dari dua anggota KPPS yang positif Covid-19 maka KPU akan melakukan pengantian.

Sedangkan, jika kurang dari dua orang, maka anggota KPPS yang akan bertugas memaksimalkan jumlah yang ada.

Dalam hal ini, Pitrahari memastikan, dari 24 anggota KPPS yang positif Covid-19 itu menyebar di berbagai TPS dan tidak menumpuk pada salah satu TPS tertentu.

"Dari 24 itu TPS-nya tidak sama. Sepengetahuan saya, tidak ada satu TPS yang anggota KPPS-nya positif Covid-19 lebih dari satu," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved