Breaking News:

VIDEO - Rumah Ditinggal Pergi ke Hajatan Tetangga, Eh Malah Ludes Terbakar

Penyebab kebakaran diduga kuat, kata Khadafi itu dari hubungan arus pendek listrik alias korsleting listrik.

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Jumlah kasus kebakaran di Kabupaten Kuningan selama pandemic covid-19, akibat human error ada sebanyak 92 kasus.

“Dari jumlah kasus tersebut, tidak ada korban jiwa namun kerugian mencapai Rp 8,5 miliar,” ungkap Kepala UPT Damkar Kuningan, Khadafi saat ditemui di Kantor Damkar, Jalan Sudirman – Kuningan, Jum’at (4/12/2020).

Human error yang mengakibat bencana kebakaran itu, di antaranya dari tungku (pengapian,red) dan didominasi dari arus listrik yang korsleting.

Baca juga: Kata-kata Terakhir Tien Soeharto Ini Sempat Diabaikan, Malah Terbukti 2 Tahun Kemudian, Apa Katanya?

Baca juga: Dear Papa Teddy, Putri Delina Sering Lho Belikan Susu dan Popok untuk Bintang, Sule heran pada Teddy

Baca juga: Tua-tua Makin Jadi, Tante Ernie Si Pemersatu Bangsa Makin Cantik & Seksi, Intip Foto-foto Aduhai-nya

“Rata-rata kebakaran rumah terjadi dari korsleting listrik dan beberapa kejadian kebakaran itu, dari tungku, sambaran petir dan pembakaran sampah di lingkungan setempat, lupa dipadamkan,” katanya.

Selain itu, kelalaian warga yang harus menerima kerugian hingga puluhan juta pernah terjadi di sejumlah kandang ternak milik warga.

Seperti yang terjadi kebakaran kandang sapi di Kecamatan Cibeureum, Kecamatan Cigugur dan Kecamatan Cilimus. “Dari tiga kandang ternak itu, masing – masing sapi peliharaannya itu mati terpanggang dan terakhir kejadiannya di Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur,” ungkap Khdafi.

Menyinggung soal kebakaran rumah terjadi semalam, kata Khadafi mengatakan, kebakaran terjadi di Desa Baok, Kecamatan Ciwaru.

“Kebakaran rumah milik Sakim (75) dan waktu kejadian, pemilik sedang berada di lokasi hajat warga setempat atau sekitar 15 meter dari lokasi kebakaran tadi,” katanya.

Khadafi mengatakan, berdasarkan penuturan saksi, Wati, warga setempat, saat itu sedang menonton televisi di rumahnya. “Tiba – tiba terdengar suara ledakan dari arah sebelah barat rumah, kemudian saksi keluar rumah untuk mencari sumber ledakan, ternyata rumah api membesar dari Pak Sakim,” katanya.

Penyebab kebakaran diduga kuat, kata Khadafi itu dari hubungan arus pendek listrik alias korsleting listrik. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved