Breaking News:

Pilkada Indramayu 2020

Paslon Sholawat Ingin Percantik Pasar Tradisional di Indramayu, Sebut Harus Jadi Kebanggaan Daerah

Calon Bupati Indramayu, Muhamad Sholihin mengatakan, pasar tradisional harus menjadi kebanggaan karena merupakan ciri dari perekonomian rakyat.

TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Calon Bupati Indramayu, Muhamad Sholihin saat roadshow di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Indramayu, Sabtu (5/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Nomor Urut 1, Muhamad Sholihin-Ratnawati (Sholawat) ingin mempercantik pasar tradisional jika kelak terpilih.

Langkah ini dilakukan dalam rangka mengembangkan pasar tradisional di Kabupaten Indramayu agar tidak kalah saing dengan pasar modern.

Calon Bupati Indramayu, Muhamad Sholihin mengatakan, pasar tradisional harus menjadi kebanggaan karena merupakan ciri dari perekonomian rakyat.

Baca juga: Puluhan Orang di Cirebon Datangi Kantor Bupati Cirebon, Menolak Habib Rizieq & Dukung Ngaku Polri

Baca juga: Pernah Tugas di Kopassus, Terbaik Jasmani Dikreg Seskoad, Ini Riwayat Dandim 0615/Kuningan

Baca juga: Dear Papa Teddy, Putri Delina Sering Lho Belikan Susu dan Popok untuk Bintang, Sule heran pada Teddy

"Pasar tradisional adalah ciri perekonomian rakyat, maka insya Allah jika saya terpilih akan mengedepankan anggaran yang cukup agar pasar tradisional maju dan berkembang, sehingga tumbuh subur perekonomian masyarakat Indramayu," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Sabtu (5/12/2020).

Pada hari ini, Muhamad Sholihin juga melakukan roadshow ke sejumlah pasar tradisional mulai dari Pasar Baru Indramayu, Pasar Bangkir, Pasar Terisi, Pasar Patrol, Pasar Haurgeulis, dan lain sebagainya.

Di sana, banyak para pedagang yang mengeluh soal kondisi pasar tradisional. Mereka ingin pemerintah hadir membenahi sejumlah fasilitas pasar yang sudah tidak layak.

Pasar tradisional di Kabupaten Indramayu sendiri, diakui Muhamad Sholihin memang identik dengan becek, jalan rusak, kumuh, dan lain sebagainya.

Hal ini yang menjadi penyebab utama masyarakat meninggalkan pasar tradisional dan lebih memilih berbelanja kebutuhan ke pasar modern.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Calon Bupati yang identik dengan peci itu mengaku sudah mendesain bagaimana agar perekonomian di pasar tradisional bisa terus hidup dan berkembang.

Selain menyulap pasar menjadi bersih, ia juga akan mengubah pasar tradisional sebagai tempat yang nyaman dan disenangi masyarakat saat berbelanja.Di setiap pasar nantinya, pasangan dari Calon Wakil Bupati Ratnawati ini juga ingin menyediakan semacam posko kesehatan berupa puskesmas pembantu.

"Nanti bisa berbentuk puskesmas pembantu atau sebagainya untuk memastikan masyarakat Indramayu yang berdagang dan yang membeli di situ terjamin kesehatannya," ujar dia. (*)

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved