Breaking News:

Selidiki Kasus Azan Jihad, Polres Majalengka Akan Panggil Sejumlah Saksi Pekan Depan

Parahnya, saat pelafalan berlangsung, ketujuh warga tersebut sambil membawa senjata tajam berupa golok.

TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Polres Majalengka saat ini masih menyelidiki kasus pelafalan azan jihad.

Seperti diketahui, tujuh warga Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka viral di media sosial lantaran aksinya dalam pelafalan azan yang menyimpang.

Pelafalan azan yang seharusnya berbunyi hayya alal sholah diubah menjadi hayya alal jihad.

Baca juga: Prabowo Marah Besar Sebut Edhy Prabowo Anak yang Dipungut dari Selokan, Saya Sudah Mewanti-wanti

Baca juga: Begini Tampilan Alun-alun Majalengka yang Masih Setengah Jadi, Mirip Alun-alun Bandung

Baca juga: Pilkada 2020, Rocky Gerung Minta Milenial Selamatkan Indramayu dari Pemimpin yang Berpotensi Korupsi

Parahnya, saat pelafalan berlangsung, ketujuh warga tersebut sambil membawa senjata tajam berupa golok.

Oleh karena itu, jajaran Polres Majalengka saat ini masih tengah melakukan penyelidikan terkait video azan jihad tersebut.

Polisi pun akan memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan yang rencananya akan dilakukan pekan depan.

"Hari ini, kita layangkan surat undangan klarifikasi kepada empat orang saksi untuk hadir pada hari Senin mendatang," ujar Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso, Jumat (5/12/2020).

Bismo memastikan akan mengusut tuntas video tersebut.

Pasalnya, video tersebut menimbulkan reaksi kegaduhan semua pihak, sehingga, mengancam persatuan dan kesatuan.

Halaman
1234
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved