Breaking News:

VIDEO - TKW Indramayu Hilang Kontak 8 Tahun, Ibunya Sakit Hingga Meninggal Dunia, Kepikiran Anaknya

Triani menceritakan, penyebab meninggal neneknya itu juga disebabkan oleh beban pikiran yang dialaminya.

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sudah 8 Tahun lamanya, Aniyah (47) Pekerja Migran Indonesia (PMI)/TKW asal Desa Sudimampir Lor, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu hilang kontak di negara penempatan.

Hingga kini, keluarga tidak mengetahui secara pasti dimana keberadaan Aniyah.

Ironisnya, akibat hilang kontak tersebut, keluarga terhalang untuk memberi kabar duka bahwa ibu dan anak Aniyah sudah meninggal dunia di tanah air.

Baca juga: Kata-kata Terakhir Tien Soeharto Ini Sempat Diabaikan, Malah Terbukti 2 Tahun Kemudian, Apa Katanya?

Baca juga: Masuk Zona Merah Covid-19, Pencoblosan di Pilkada Indramayu 2020 Akan Terapkan Protokol Secara Ketat

Baca juga: Acara Swinger Berujung Malapetaka, 41 Orang Terinfeksi Covid-19, Sang Penyelenggara Menyesal

Putri bungsu Aniyah, Triani (17) mengatakan, kakak keduanya, Winta dan neneknya Kastinih meninggal dunia karena sakit.

"Kalau kak Winta meninggal tahun 2015 karena sakit tumor usus, kalau nenek baru meninggak bulan Agustus 2020 karena sakit lambung," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di kediamannya, Kamis (3/12/2020).

Triani menceritakan, penyebab meninggal neneknya itu juga disebabkan oleh beban pikiran yang dialaminya.

Semasa hidupnya, Kastinih, disampaikan Triani tiada henti-hentinya menanyakan keberadaan Aniyah, ia bahkan mencari-cari kemana pun agar Aniyah bisa ditemukan sampai mengalami sakit dan meninggal dunia.

Ketika akan meninggal dunia pun, Kastinih masih menanyakan keberadaan Aniyah kepada keluarga. Hal tersebut juga membuat keluarga sangat terpukul.

"Katanya tuh gimana Aniyah udah ketemu belum," ujar Triani sembari berurai air mata.

Kepada Tribuncirebon.com, Triani menyampaikan sempat mencari info soal ibunya itu dari situs internet.

Di sana mereka menemukan E-Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri milik Aniyah.

Dalam kartu itu disebutkan ibu dari 4 orang anak tersebut berada di Arab Saudi, namun masa berlakunya kartu hanya sampai 2014.

Hingga kini, pihak keluarga belum mengetahui secara pasti dimana keberadaannya sekarang, keluarga juga bingung harus kemana mencari Aniyah.

"Kasian nenek, sampai usaha rajin puasa gitu minta dimudahin agar ibu bisa cepet ketemu, tapi keburu meninggak dunia," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved