Breaking News:

Karna Sobahi Mencium Bau Pengalihan Isu Soal Azan Hayya Alal Jihad, Padahal sedang Pandemi Covid-19

tokoh agama (para kyai dan ulama) diminta terus melakukan pembinaan keagamaan agar kejadian serupa tidak terulang.

Eki Yulianto/ Tribuncirebon.com
Tangkapan layar sejumlah orang melafalkan azan dengan mengganti kalimat yang diduga terjadi di Majalengka 

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Bupati Majalengka, Karna Sobahi menduga perbuatan tujuh warga Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka yang membuat video terkait azan jihad merupakan pengalihan isu dari meningkatnya kasus Covid-19.

Pasalnya, desa tersebut merupakan salah satu desa yang termasuk zona merah kasus penyebaran Covid-19.

Apalagi, kepala desa setempat meninggal dunia karena virus tersebut.

Baca juga: Gatot Nurmantyo Mati-matian Bela Habib Rizieq Shihab Sampai Sebut Hukum di Indonesia Tebang Pilih

Baca juga: Sekeluarga Asal Dago Bandung Kecelakaan di Naringgul, Avanza Hantam Tebing Penumpang Terpental

Baca juga: Warga Indramayu Geger Termukan Mayat Pria di Pematang Kebun Jagung, Telungkup Penuh Lumpur

"Kita harus hati-hati soal masalah ini, bisa jadi ini bentuk dari pengalihan isu terkait Covid-19," ujar Karna, Rabu (2/12/2020).

Oleh karena itu, perbuatan para warganya itu jangan sampai terjadi di desa lainnya.

Ia berharap, masyarakat lainnya tidak terprovokasi dan tetap kondusif dalam menjaga nama baik Majalengka.

"Kita tahu daerah itu masuk zona merah, bahkan Kadesnya meninggal dunia karena terpapar virus corona," ucapnya.

Selain memicu konflik, kata dia, secara syar'i (aturan agama) apa yang dilakukan sekelompok warganya tidak sesuai dengan syariat Islam.

Sehingga, tokoh agama (para kyai dan ulama) diminta terus melakukan pembinaan keagamaan agar kejadian serupa tidak terulang.

"Tidak beretika serta tidak ada dalam aturan ajaran agama islam pun apa yang mereka lakukan itu, apalagi azan sambil bawa golok," tandasnya.

Halaman
1234
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved