Breaking News:

Pilkada Indramayu 2020

Tim Pemenangan Paslon Sholawat Minta Masyarakat Indramayu Tidak Tergiur Lembaran Rupiah

untuk mencegah terjadinya politik uang tersebut tentu dibutuhkan dukungan dari semua pihak.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Ketua Tim Pemenangan Paslon Sholawat, Dedi Wahidi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Tim Pemenangan pasangan calon (paslon) Nomor Urut 1, Muhamad Sholihin-Ratnawati (Sholawat) sangat mendukung apa yang disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Indramayu pada hari kemarin.

Saat itu AHY, disampaikan Ketua Tim Pemenangan Paslon Sholawat, Dedi Wahidi,  jangan sampai rakyat menyesal di lima tahun kedepan hanya karena selembar atau dua lembar uang.

"Politik uang yang hanya selembar dua lembar tapi ke sananya berpotensi menimbulkan penyimpangan kekuasaan. Ketika itu terjadi, pemimpinnya akan dibui, masuk penjara, rakyat tentunya jadi tidak sejahtera," ujar Dedi kepada Tribuncirebon.com, Rabu (2/12/2020).

Baca juga: Buaya Berkalung Ban Muncul Lagi di Depan Emak-emak Berbaju Merah, Upaya Penyelamatan Belum Berhasil

Baca juga: Gatot Nurmantyo Mati-matian Bela Habib Rizieq Shihab Sampai Sebut Hukum di Indonesia Tebang Pilih

Baca juga: Sekeluarga Asal Dago Bandung Kecelakaan di Naringgul, Avanza Hantam Tebing Penumpang Terpental

Dedi Wahidi mengatakan, untuk mencegah terjadinya politik uang tersebut tentu dibutuhkan dukungan dari semua pihak.

Baik dari pihak penyelenggara Pilkada, media dan termasuk tim pemenangan dalam mengedukasi masyarakat.

"Kalau sama-sama semua Paslon tidak memakai politik uang, saya yakin seyakin yakinnya Paslon Sholawat lah akan keluar sebagai pemenang," ujar dia.

Sebelumnya, AHY mengajak kepada semua kader untuk bisa mengedukasi masyarakat soal bahayanya politik uang.

AHY juga tidak memungkiri, kondisi pandemi sekarang ini banyak masyarakat yang mengalami krisis, kondisi itu dimanfaatkan banyak pihak untuk meraup simpati dengan cara berpolitik uang.

"Tapi yang penting kita tunjukan empati kita, kepedulian kita sebisa mungkin untuk membantu, namun dengan cara-cara yang wajar dan dibenarkan," ucapnya.

AHY juga mengajak kepada masyarakat untuk bisa jeli melihat Paslon Sholawat yang berkomitmen penuh untuk tidak melakukan politik uang.

Paslon Sholawat, disebutkan dia, ingin menjadikan Kabupaten Indramayu sebagai daerah yang bersih, bekerja tuntas, dan membawa keberkahan bagi semua.

Hal ini sejalan dengan jargon Paslon Sholawat yaitu Bertasbeh (Bersih, Tuntas, Berkah).

"Masyarakat harus memahami bahwa kebutuhan ini memang pragmatis, tapi ada juga harapan di lima tahun kedepan. Lima tahun itu waktu yang panjang dan kalau salah memilih pemimpin kita akan menyesal selama 5 tahun kedepan," ujar dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved