Breaking News:

Petani Rumput Laut di Indramayu Bertahan di Tengah Pandemi, Pjs Bupati: Bisa Jadi Sentra Produksi

Kendati demikian, para petani rumput laut di Kecamatan Cantigi ini tetap survive atau bertahan dari krisis yang dialami.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
ISTIMEWA
Pjs Bupati Indramayu Bambanh Tirtoyuliono saat mengunjungi para petani rumput laut di Desa Cangkring, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, Rabu (2/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Tak dipungkiri, pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sangat berdampak pada sektor ekonomi, termasuk para pelaku usaha perikanan dan kelautan di Kabupaten Indramayu.

Kendati demikian, para petani rumput laut di Kecamatan Cantigi ini tetap survive atau bertahan dari krisis yang dialami.

Kegigihan para petani rumput laut itu pun menggugah pujian dari Pjs Bupati Indramayu Bambang Tirtoyuliono.

Ia sengaja mengunjungi Desa Cangkring dan Cemara di Kecamatan Cantigi untuk melihat langsung kondisi dan permasalahan yang para petani hadapi di tengah pandemi Covid-19.

"Pada pandemi saat ini petani rumput laut merasakan dampaknya. Mulai dari harga turun hingga kurangnya permintaan dari para buyer," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (2/11/2020).

Bambang Tirtoyuliono mengatakan, Kabupaten Indramayu memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan menjadi sentra rumput laut, salah satu pusatnya yaitu di Kecamatan Cantigi.

Pasalnya, lahan pertanian rumput laut di Kecamatan Cantigi memiliki luas yang sangat besar dibandingkan kecamatan yang ada di wilayah pesisir lainnya.

Ia menjelaskan, potensi rumput laut di Kabupaten Indramayu mencapai luas 485 hektar.

Jumlah tersebut tersebar di 6 kecamatan yakni Cantigi 225 hektar, Pasekan 125 hektar, Indramayu 75 hektar, Sindang 25 hektar, Kandanghaur 20 hektar, dan Losarang 15 hektar.

Baca juga: Calon Pengantin Batal Menikah karena Dapat Petunjuk Bukan Jodohnya, Padahal Seminggu Lagi Akad Nikah

Baca juga: Jawaban Telak Anggota DPR RI Terkait Video Azan ‘Hayya Alal Jihad’ yang Viral di Media Sosial

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu Edi Umaedi melalui Kepala Seksi Bina Produksi Perikanan Dewi Sri Hartati mengatakan, pada tahun 2019 lalu target produksi rumput laut mencapai 47,111.66 ton.

Dengan realisasi sebanyak 43,965.60 ton atau 93,32 persen dengan nilai produksi Rp 307.068.115.000.

"Apabila dilihat dari potensi maka Kecamatan Cantigi dengan luasan mencapai 225 hektar layak untuk dibangun industri rumput laut," kata Dewi.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved