Breaking News:

Wanita Telanjang dengan Pria di Kosan, Tutupi Badan Pakai Selimut Saat Digerebek, Ternyata Positif

Tiga pasangan belum menikah yang terjaring razia di kamar kos oleh Satpol PP menjalani tes.

Dok Tribunnews
Ilustrasi 

TRIBUNCIREBON.COM- Inilah update kasus wanita Sidoarjo telanjang dengan pria di sebuah kamar kos digerebek Satpol PP Kota Mojokerto.

Setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto melakukan tes urine kepad awanita cantik tersebut, ternyata hasilnya mengejutkan. Dia dinyatakan positif narkoba.

Tiga pasangan belum menikah yang terjaring razia di kamar kos oleh Satpol PP Kota Mojokerto menjalani tes urine narkoba, Senin (30/11/2020).

Hasil tes urine narkoba yang dilakukan petugas BNN Kota Mojokerto tersebut mendapati seorang wanita cantik inisial WE (20) warga Desa Rangkahkidul, Kabupaten Sidoarjo yang dinyatakan tes urine bersangkutan positif mengandung zat metamfetamin dan amfetamin.

Dia adalah pasangan bukan suami istri yang kepergok bersama seorang pria asal lingkungan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto asyik berduaan di dalam kamar kos Meri Makmur nomor 5 lantai II Jalan Raya Meri Nomor 458, Kelurahan Meri.

Baca juga: Sekda Kota Cirebon Ungkap Alasan Wali Kota Cirebon Dirujuk ke Bandung Setelah Positif Covid-19

Baca juga: Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis Dirujuk ke RS Advent Bandung Setelah Dirawat karena Positif Covid-19

Bahkan, petugas Satpol PP ketika menggerebek kamar kos pasangan muda-mudi itu dalam kondisi tidak mengenakan busana dan si wanita menutupi badannya dengan selimut di atas kasur di atas kasur spring bed.

Seorang wanita Sidoarjo ini panik dan langsung menutupi badannya dengan selimut saat petugas Satpol PP Mojokerto Kota menggerebeknya, Senin (30/11/2020).
Seorang wanita Sidoarjo ini panik dan langsung menutupi badannya dengan selimut saat petugas Satpol PP Mojokerto Kota menggerebeknya, Senin (30/11/2020). (surya.co.id/mohammad romadoni)

"Iya, ada satu orang wanita inisial WE hasil tes urine positif mengandung zat narkoba namun kepastiannya menunggu penyelidikan dari instansi yang berwenang yaitu BNNK Mojokerto," ungkap Kabid Ketentraman dan Penertiban Umum Satpol Pol PP Kota Mojokerto, Fudi Harijanto, Senin (30/11).

Menurut dia, pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan bagi pelanggar terjaring razia kamar kos yang dinyatakan hasil tes urine narkoba positif pada BNN Kota Mojokerto.

"Penanganan itu merupakan kewenangan BNNK sehingga yang bersangkutan sudah dibawa ke sana untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," terangnya.

Petugas BNN Kota Mojokerto, Heru Prawono mengatakan pihaknya melakukan tes urine narkoba saat kegiatan razia petugas gabungan Satpol PP bersama TNI/Polri dan BNNK tersebut.

Halaman
1234
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved