Breaking News:

Peserta dari Bandung Sabet Grand Champion Kontes Ikan Koi Terbesar di Kuningan, Bupati Pun Beli Ikan

Grand Champion turnamen Young Koi Show Piala Bupati Kuningan 2020 berhasil direbut Daryono

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Bupati Kuningan H Acep Purnama menyerahkan piala Grand Champion kepada Daryono, dealer koi asal Bandung, dalam kontes ikan Kuningan Young Koi Show 2020 di GOR Ewangga, Kuningan, Minggu (29/11/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN  – Grand Champion turnamen Young Koi Show Piala Bupati Kuningan 2020 berhasil direbut Daryono, salah seorang peserta kontes ikan koi dari Bandung. 

“Dalam kontes itu ikan koi jenis Kohaku dengan panjang 69 sentimeter menjadi juara grand champion,” ungkap Daryono saati dtemui di GOR Ewangga, Komplek stadion Mashud Kuningan, Minggu (29/11/2020).

Daryono mengaku membawa 83 ekor ikan koi ke Kuningan untuk mengikuti kontes dan belum lama ikan koi juara di sini. 

Baca juga: Mau Hadang Perbaikan Jalan, LSM di Indramayu Bentrok dengan Warga, Kabur Saat Warga Mengepung

Baca juga: Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj Positif Covid-19, Orang-orang yang Kontak Erat Auto Di-Swab Test

Baca juga: Ada Mayat Perempuan Muda Ditemukan di dalam Koper di Mekkah Arab Saudi, Diduga itu WNI Usia 24 Tahun

Baca juga: MasterChef Indonesia Top 5, Pressure Test dari Chef Juna, Clava Angkat Koper, Terusir dari Kompetisi

“Pernah juara juga di Karawang, namun waktu itu ukuran belum saat ini. Selain merebut grand champion, ada beberapa yang juara termasuk champion," ujarnya.

Menyinggung soal tubuh ikan hingga yakin menjuarai setiap event kontes koi, kata dia, terutama harus melihat bakalan dengan memperhatikan pasokan makanan.

“Cara pemeliharan atau perawatan itu terpenting, dan untuk harga belum bisa dibuka ya,” katanya.

Diketahui sebelumnya, kontes ikan koi bertajuk Kuningan Young Koi Show 2020 itu di ikuti peserta dari berbagai daerah. 

“Peserta kontes ikan koi ini dari daerah Bandung, Jakarta, Tulungagung, Surabaya, Semarang, Karawang dan daerah lainnya,” ungkap salah seorang pantia, Doni Herdiana, kepada wartawan.

Latar belakang kontes ikan koi tersebut berawal dari rutinitas para penghobi ikan koi yang tergabung dalam komunitas Kuningan Koi.

"Dan kontes pertama yang tercetus dari para penghobi ikan koi di Kuningan. Para penghobi ini punya kebiasaan kontes kecil-kecilan untuk merangkul para penghobi biar kompak," ungkapnya.

Dia mengatakan, ada 15 kelas yang diperlombakan dalam Kuningan Young Koi Show 2020. 

“Ikan koi yang mengikuti kontes itu dinilai oleh delapan orang juri profesional di dunia ikan hias khususnya koi,” ujar.

Untuk penilaian pertama tergantung jenisnya dan bodinya tidak cacat alias bagus berbentuk torpedo.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved