Breaking News:

Keluarga TKW Indramayu yang Depresi di Taiwan Curhat ke Cabup Nina Agustina: Sedih

Nina Agustina Dai Bachtiar mengatakan, dirinya prihatin dan sedih setelah mendengar langsung kondisi Caskewi di Taiwan dari pihak keluarga.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Calon Bupati Indramayu nomor urut 4, Nina Agustina Dai Bachtiar saat mengunjungi keluarga Caskewi (28) yang alami depresi parah di Taiwan di kediaman keluarga di Desa Jayalaksana, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, Sabtu (28/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kondisi Pekerja Migran Indonesia (PMI)/ TKW asal Indramayu yang mengalami depresi di Taiwan mendapat perhatian dari Calon Bupati Indramayu nomor urut 4 Nina Agustina Dai Bachtiar.

Setelah ditelusuri, TKW tersebut diketahui bernama Caskewi (28) warga Desa Jayalaksana, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu.

Di sela-sela kampanye, Nina Agustina Dai Bachtiar ditemani Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, Sirojudin menyempatkan untuk mengunjungi kediaman keluarga Caskewi.

Wartana (47) ayah Caskewi, TKW asal Ibdramayu yang alami depresi di Taiwan saat menunjukkan foto anakna di kediamannya di Desa Jayalaksana, Kedokanbunder, Indramayu, Minggu (29/11/2020).
Wartana (47) ayah Caskewi, TKW asal Ibdramayu yang alami depresi di Taiwan saat menunjukkan foto anakna di kediamannya di Desa Jayalaksana, Kedokanbunder, Indramayu, Minggu (29/11/2020). (handhika Rahman/Tribuncirebon.com)

Nina Agustina Dai Bachtiar mengatakan, dirinya prihatin dan sedih setelah mendengar langsung kondisi Caskewi di Taiwan dari pihak keluarga.

"Bagaimana pun ini adalah saudara kita juga. Kita mendengar dan melihat langsung bukan hanya membaca (berita) saja, bahwa memang kejadian itu benar-benar ada," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Sabtu (28/11/2020).

Menurut Nina Agustina Dai Bachtiar, Caskewi datang ke Taiwan karena ingin mencari penghasilan. Namun, mirisnya ia justru mendapat ujian dengan sakit depresi tersebut.

Lanjut dia, apa yang dialami Caskewi tentu harus menjadi pelajaran bagi semua masyarakat.

Terlebih, berdasarkan pengakuan keluarga, untuk pemulangan Caskewi ke tanah air, mereka diminta biaya sebesar Rp 15 juta oleh pihak sponsor atau calo.

Putri dari Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Dai Bachtiar itu sangat menyayangkan adanya permintaan uang tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved