Breaking News:

Ratusan Pasangan Suami Istri di Kuningan Ikuti Isbat Nikah, Kini Mereka Miliki Buku Nikah

pelayanan terpadu ini bertujuan di antaranya untuk memfasilitasi masyarakat agar mendapatkan pelayanan hukum khususnya terkait dengan permohonan

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Ratusan warga mengikuti Isbat Nikah di lingkungan Masjid Islamic Centre Kabupaten Kuningan, Jumat (27/11/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Ada sebanyak 103 pasangan suami istri di Kuningan mengikuti isbat nikah.

Kegiatan itu merupakan Pelayanan Terpadu antara Pengadilan Agama Kuningan dalam hal Pengesahan Itsbat Nikah yang menghadirkan perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kuningan.

"Pemerintah tentu menyambut gembira agenda ini sekaligus sebagai Pencatatan Pernikahan, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam hal pencatatan kelahiran yang difasilitasi pula oleh Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan," kata Bupati Kuningan H Acep Purnama di Gedung Kuningan Islamic Center, Cigintung, Jumat (27/11/2020).

Baca juga: PMI Asal Indramayu di Taiwan Ini Alami Depresi Parah, Diberi Roti Bilang Allah Aku Makan Ya

Baca juga: Zodiak Besok, Sabtu 28 November 2020: Pisces Buka Mata dan Hati, Libra Jangan Sering Pinjamkan Uang

Baca juga: Gejala-gejala Kista Ovarium pada Wanita yang Harus Diwaspadai, Bisa Jadi Karena Siklus Menstruasi

Baca juga: Hattrick! 3 Wali Kota Cimahi Berturut-turut Ditangkap KPK, Ajay Tak Berkaca dari Kasus Itoc dan Atty

Acep mengatakan, pelayanan terpadu ini bertujuan di antaranya untuk memfasilitasi masyarakat agar mendapatkan pelayanan hukum khususnya terkait dengan permohonan pengesahan perkawinan.

"Sebab sebelumnya masyarakat atau pasangan suami istri ini menikah siri dan untuk memperoleh penegas sebagai bukti otentik adanya perkawinan serta pelayanan administrasi kependudukan sesuai dengan harapan, yakni melalui akta lahir bagi anak keturunan mereka," ujarnya.

Di tempat sama Sekretaris Dirjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia H. Arif Hidayat, menyampaikan selamat kepada bapak dan ibu yang akan melaksanakan itsbat nikah.

"Terima kasih kepada Bupati, bapak dan ibu dari Kementerian Agama, Disdukcapil, khususnya pengadilan agama yang menyelenggaraakan acara," katanya.

“Sampaikan di lingkungan masyarakat masing-masing kalau masih terkendala biaya, hari ini nikah gratis. Akan ada kesalahan hukum begitu nikah diam-diam karena perkawinan yang tidak tercatatat. Oleh karena itu sejak akan menikah, harus mulai tertib dalam persiapannya," ungkapnya.

Menurut Sekretaris Jendral Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia, Melaui peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 tahun 2015 menyebutkan bahwa kepentingan hukum masyarakat diakomodir.

"Salah satu yang diakomodir itu adalah status hukum masyarakat yang pernikahannya belum tercatatat ada pelayanan terpadu sidang keliling," ungkapanya.

Terpantau dalam kegiatan, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada H.Acep Purnama, sebagai Bupati dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Kuningan yang telah berperan aktif dan memfasilitasi terlaksananya sidang keliling terpadu perkara isbat nikah.

"Alhamdulillah beberapa pemerintah daerah peduli sehingga memasukan anggaran pelaksanaan," katanya.

"Bukan hanya Kuningan yang diberikan penghargaan, setiap kabupaten yang menyelenggarakan kegiatan yang sama diberikan apresiasi sebagai kepedulian pemerintah terhadap perlindungan hukum masyarakat.” katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved