Breaking News:

KPK Dalami Kasus Proyek Dana Banprov Indramayu, 6 Orang Saksi Dicecar Salah Satunya Sekda

Abdul Rozak Muslim, sudah ditetapkan sebagai tersangka, ia diduga menerima suap senilai Rp 8,5 miliar.

KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK): KPK Dalami Kasus Proyek Dana Banprov Indramayu, 6 Orang Saksi Dicecar Salah Satunya Sekda 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar enam orang saksi soal dugaan pengaturan proyek dana bantuan provinsi (banprov) untuk Pemkab Indramayu.

Pemeriksaan saksi ini guna mendalami proses dan mekanisme pengajuan dana yang dilakukan di Polres Cirebon Kota pada Selasa (24/11/2020).

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengungkapkan, pemeriksaan para saksi merupakan kelanjutan dari penetapan tersangka dan penahanan anggota DPRD Jawa Barat, Abdul Rozak Muslim (ARM).

Abdul Rozak Muslim, sudah ditetapkan sebagai tersangka, ia diduga menerima suap senilai Rp 8,5 miliar.

"Pemeriksaan saksi untuk tersangka ARM dugaan tindak pidana korupsi suap terkait pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun 2019," ujar dia berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Tribuncirebon.com, Kamis (26/11/2020).

Ali Fikri menyampaikan, keenam saksi yang diperiksa adalah Sekda Kabupaten Indramayu Rinto Waluyo, Ketua Tim Pengelolaan Layanan Pengadaan Barang/Jasa dan LPSE Kabupaten Indramayu TA 2019, Anggoro Purnomo dan Ketua Pokja Pemilihan Anton Sinugroho.

Penyidik juga memeriksa Ketua Pokja LPSE (Helpdesk/Trainer) Pudji Astuti, Kabid Tata Bangunan Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Yudi Suswanto Krisnawan serta PPTK Rehabilitasi Jalan (APBD) dan PPTK Rehab Jalan Kabupaten Banprov 2019, Suherman.    

"Para saksi tersebut didalami pengetahuannya terkait dengan proses dan mekanisme pengajuan untuk mendapatkan dana bantuan provinsi dan realisasinya," ucap dia.

Baca juga: Iis Rosita Istri Menteri KKP Edhy Prabowo Tak Jadi Tersangka, Uang Suap untuk Beli Jam Rolex Tas LV

Baca juga: Tidak Ada Pembahasan Soal Korupsi di Debat Pilkada Indramayu 2020, M Sholihin Mengaku Kecewa

Masih dikatakan Ali Fikri, masih ada satu saksi lain yang seharusnya diperiksa, yaitu PNS/Staf Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu, Fery Mulyadi.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved