Breaking News:

Dinas Pariwisata Kuningan Respon Baik Pemotongan Libur Akhir Tahun, Pengelola Wisata Pasrah

target wisatawan ke Kabupaten Kuningan tahun 2020 kemungkinan besar tidak tercapai.

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mumu Mujahidin
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Waduk Darma menjadi objek wisata terpopuler di Kuningan. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN  - Pemerintah Pusat berencana memangkas jatah libur cuti bersama akhir tahun 2020, demi mencegah Covid-19.

Hal tersebut direspons baik pemerintah daerah, khususnya Pemkab Kuningan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kuningan.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Industri Pariwisata Ani Nurhayati mewakil Kepala Disporapar Kabupaten Kuningan, Toto Toharudin mengatakan bahwa pemangkasan libur akhir tahun sangat berdampak pada sektor pariwisata di Kabupaten Kuningan.

"Iya Kuningan setiap waktu liburan tertentu tidak sepi dari pengunjung, terlebih dengan rencana libur akhir tahun para pengusaha di sektor wisata kita sangat menanti sekali. Namun ketika ada pemangkasan dihari liburnya itu jumlah wisatawan pasti menurun," ungkap Ani kepada wartawan, Kamis (26/11/2020).

Apapun itu kebijakan pemerintah pusat, kata dia, tentu sebagai penyelenggara pemerintah di daerah akan seirama dan tetap mendukung semua kebijakan pemerintah, terlebih dengan kebijakan dalam pencegahan dan pemutusan matarantai penyebaran Covid-19.

"Kita mengikuti kebijakan pemerintah pusat, jadi kami pemerintah daerah tetap mendukung apapun kebijakan pemerintah pusat," katanya.

Perlu diketahui sebelumnya, kata dia, target wisatawan ke Kabupaten Kuningan tahun 2020 kemungkinan besar tidak tercapai.

Baca juga: Ini Sosok Evi Belisima Istri Ketiga Kiwil Seorang Penyanyi Sekaligus Pengusaha Asal Kalimantan

Baca juga: Kiwil Nikah Siri Lagi dengan Pengusaha Wanita Asal Kalimantan, Penghulu: Namanya Eva

“Dari target minimal 3 juta wisatawan, hingga bulan Agustus kemarin wisatawan yang datang ke Kabupaten Kuningan kurang dari 2 juta wisatawan,” ungkapnya.

Sementara itu Pengelola objek wisata Waduk Darma, yakni Adam Firdaus saat dikonfirmasi sangat menyayangkan kebijakan rencana pemangkasan libur panjang akhir tahun tersebut.

“Sebab libur akhir tahun itu menjadi momen dan bisa sekligus pengganti libur Idul Fitri kemarin,” katanya.

Meski demikian, kata Adam, pihaknya akan menerima apapun keputusan pemerintah demi mencegah penyebaran Covid-19.

"Jika sudah menjadi keputusan pemerintah, otomatis saya menerima dan akan mengkuti arahan, semoga itu adalah solusi terbaik untuk semua," katanya. (*)

Baca juga: Pria Berpeci Hitam Tertunduk Lesu Jelang Sidang Perdata, Ternyata Digugat oleh Anaknya Sendiri

Baca juga: Ciri-ciri Gejala Awal Kanker Serviks pada Wanita, Kenali Sebelum Membahayakan dan Mematikan

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved