Breaking News:

Warga Hadang Petugas Paksa Bawa Pulang Jenazah Covid-19 ke Ponpes, Puluhan Santri Positif Corona

masyarakat sekitar dihadang dan mereka juga memaksa agar jenazah dibawa ke pondok pesantren dahulu sebelum dimakamkan.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara: Warga Hadang Petugas Paksa Bawa Pulang Jenazah Covid-19 ke Ponpes, Puluhan Santri Positif Corona 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Aksi nekat warga memaksa membawa jenazah pasien Covid-19 saat hendak dimakamkan menjadi penyebab klaster pesantren muncul di Kabupaten Indramayu.

Total ada 20 orang di kompleks pondok pesantren di Kecamatan Bongas itu positif Covid-19.

Terdiri dari 18 orang santri dan 2 orang pengasuh pesantren.

Kejadian tersebut diketahui terjadi pada 8 November 2020 lalu.

Baca juga: Muncul Klaster Pesantren di Bongas Indramayu, 18 Santri dan 2 Pengasuh Pondok Positif Covid-19

Baca juga: Ciri-ciri Gejala Awal Kanker Serviks pada Wanita, Kenali Sebelum Membahayakan dan Mematikan

"Kluster pondok pesantren ini merupakan kontak erat dari pasien sebelumnya yang telah positif dan meninggal dunia pada tanggal 8 November lalu," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara kepada Tribuncirebon.com, Selasa (24/11/2020).

Deden Bonni Koswara menceritakan, kejadian itu berawal saat petugas RSUD Indramayu dengan alat pelindung diri (APD) lengkap hendak memakamkan jenazah dengan protokol Covid-19.

Namun, oleh masyarakat sekitar dihadang dan mereka juga memaksa agar jenazah dibawa ke pondok pesantren dahulu sebelum dimakamkan.

Di sana, mereka melakukan pengurusan jenazah sebagaimana pengurusan terhadap jenazah pada umumnya.

"Pada waktu itu petugas yang membawa jenazah tidak bisa berbuat banyak," ujar dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved