Breaking News:

Gara-gara Knalpot Bising, Yoga Bisma Dianiaya Lima Orang Hingga Tewas

Lima pria berinisial Aw, Ar, Jk, Ja dan Rp ditahan di Satreskrim Polrestabes Bandung karena terlibat penganiayaan terhadap Yoga Bisma

Editor: Machmud Mubarok
Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi - Preman pasar di Medan aniaya anggota TNI Praka B, main keroyokan, usai korban cidera malah disekap 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Lima pria berinisial Aw, Ar, Jk, Ja dan Rp ditahan di Satreskrim Polrestabes Bandung karena terlibat penganiayaan terhadap Yoga Bisma (16) hingga meninggal.

Peristiwa itu terjadi pada 5 Oktober 2020 di Jalan Muarasari Kelurahan Kebonlega Kecamatan Bojongloa Kidul Kota Bandung.

"Sudah diamankan beberapa hari kejadian. Empat orang ditetapkan tersangka Pasal 170 ayat 2 huruf 3 e KUH Pidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," ucap Kasatreskrim Polrestabes Bandung, Kompol Adanan Mangopang di Jalan Jawa, Selasa (24/11/2020).

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Digelar 2021, Dishub Dukung Pelarangan Penggunaan Sepeda Motor untuk Pelajar

Baca juga: Pemda Diminta Lebih Tegas Beri Sanksi Warga Pelanggar Protokol Kesehatan Tanpa Pandang Bulu

Baca juga: Janji Manis Yena Iskandar Masoem Kalau Terpilih Jadi Bupati Bandung, Siapkan Sawah dan Petani Baru

Baca juga: TNI Viral Lagi, Kemarin Ramai Turunkan Baliho Habib Rizieq, Sekarang Trending karena Kawal Artis

Ia mengatakan, pada hari kejadian, korban melintas di lokasi kejadian menggunakan sepeda motor. Saat itu, para tersangka sedang berada di pos satpam. 

"Karena knalpotnya bising, korban ditegur oleh tersangka. Rupanya si korban tidak terima dan balik menghampiri tersangka," ucap Adanan. 

Korban yang kembali ke pos satpam menemui tersangka kemudian sempat terjadi perkelahian. Saat itu, korban membawa golok. 

"Para tersangka melakukan perlawanan menggunakan kursi lipat dan helm yang ada di pos satpam. Korban terkapar tak berdaya, dibawa ke rumah sakit namun meninggal dunia," ucap dia. 

Sesaat setelah kejadian, ketika korban terkapar tak berdaya, para tersangka melarikan diri. Penganiayaan juga terekam CCTV. Selain itu, warga juga mengenali para pelaku. 

"Berdasarkan laporan warga, ada CCTV, para tersangka bisa diamankan," ucap Adanan. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved