Breaking News:

Di Kampung Ini, Baliho Habib Rizieq Shihab Tak Boleh Diturunkan: Ini Kampung Kami, Lagian Gak Ganggu

Penolakan penertiban baliho pimpinan FPI Rizieq Shihab terjadi di Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB)

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kedatangan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq di Puncak Bogor disambut ribuan simpatisan, Jumat (13/11/2020). 

TRIBUNCIREBON.COM - Penolakan penertiban baliho pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab terjadi di Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Mataram, Nusa Tenggara Barat ( NTB).

Tokoh masyarakat Karawang Taliwang, Makmun Moerad, mengakui ada penolakan penertiban baliho Rizieq, tapi bukan mengatasnamakan Front Pembela Islam (FPI).

Dia mengatakan, penolakan terjadi karena baliho berada di jalan kampung yang tidak menganggu ketertiban umum.

Saat ini baliho tersebut telah kembali dipasang.

Baca juga: Mengenai Belajar Tatap Muka di Sekolah, Pemkot Sukabumi Akan Berkonsolidasi dengan Orang Tua Siswa

"Ya, sekarang sudah dipasang karena ini di kampung saya, dan juga tidak mengganggu ketertiban umum," kata Makmun saat dihubungi, Senin (24/11/2020).

Plt Kasatpol PP Kota Mataram, Lalu Martawang, mengatakan, penurunan baliho Habib Rizieq Shihab dilakukan Satgas Kota Mataram bersama polisi dan TNI, Minggu (22/11/2020) sore.

Dari enam baliho, ada satu baliho belum diturunkan petugas karena mendapat penolakan warga.  

Terkait penolakan ini, Pemkot Mataram mengedepankan pendekatan persuasif.

Baca juga: Jumlah Pasien Covid-19 di Majalengka yang Meninggal Dunia Bertambah, Kini Capai 35 Orang

"Kami ikhtiarkan melalui pendekatan persuasif mengingat kondisi kita di Mataram menjelang pilkada dan juga kewaspadaan kami pada potensi kerumunan yang berakibat potensial terjadi penularan Covid-19," kata Martawang.

Penertiban tidak hanya terhadap baliho Rizieq, tetapi juga semua baliho, spanduk, umbul-umbul yang tidak berizin.

Kegiatan tersebut rutin dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Mataram melalui satgas keamanan yang didampingi oleh Satpol PP, kepolisian, maupun TNI. 

Di tempat lain, justru terjadi penolakan dan pencopotan baliho Habib Rizieq Shihab.

Pangdam III Siliwangi Mayjen Nugroho Budi Wiryanto menegaskan TNI dan Polri di Jabar akan membantu Satpol PP untuk menurunkan baliho hingga spanduk yang tidak berizin dan tidak tertib.

"Jadi kami bersama dengan Polri dan Satpol PP akan menurunkan semua baliho supaya tertib karena baliho yang tidak sesuai dengan aturan tentu kami akan tertibkan."

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved