Breaking News:

Covid19 di Ponpes Al Mutawally Kuningan

Muncul Kasus Covid-19 Sangat Memprihatinkan, Bupati Kuningan Akui Sulit Kontrol Akivitas Warga

Munculnya kasus covid19 di lingkungan Ponpes Al Mutawally, Desa Bojong, Kecamatan Cilimus, tentu sangat memprihatinkan.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Bupati Kuningan H Acep Purnama 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Munculnya kasus covid19 di lingkungan Ponpes Al Mutawally, Desa Bojong, Kecamatan Cilimus, tentu sangat memprihatinkan.

Demikian hal itu dikatakan Bupati Kuningan, H Acep Purnama saat ditemui di Kantor DPC PDIP Kuningan, Jalan Kuningan - Cirebon, Senin (23/11/2020).

"Hingga kini kami masih menunggu hasil swab tes dari Lab Jabar," kata Bupati Kuningan.

Baca juga: Sosok Ini Disebut Danai Kepulangan Habib Rizieq, Artikel Rusdi S Kamri Heboh, Jubir JK Buka Suara

Baca juga: Fantasi Liar Jenita Janet di Atas Ranjang Terungkap, Ingin Lakukan Ini Dengan Sang Suami Danu Sofwan

Baca juga: Harga HP Oppo November 2020, Oppo A1K, Oppo A92 Hingga Oppo Reno 4 F, Mulai Rp 1 Jutaan

Belakangan, kata Acep, pemerintah bareng jajaran satgas covid19. "Tentu melakukan pengawasan terhadap kegiatan masyarakat. Jujur saja, hingga kini kami kesulitan untuk mengetahui persis adanya paparan covid19," katanya.

Namun, masih kata dia, untuk setiap kasus baru akibat paparan covid19."Kami bersama satgas langsung lakukan tracking medis dalam pencegahan terhadap penyebaran," katanya.

Kesulitan mengetahui aktivitas di lingkungan masyarakat, kata dia, ini terjadi adanya kegiatan seperti recovery ekonomi yang tak bisa dihindarkan warga. "Sekaligus terjadi lalu lalang warga dari dalam dan luar daerah," katanya.

Meskipun demikian, kata Acep, pihaknya komitmen terhadap penekanan dan pencegahan penyebaran covid19 di daerah. "Kami minta warga ikuti dan taat terhadap anjuran pemerintah, dengan selalu menggunakan protokol kesehatan," katanya.

Terus, kata dia, warga juga di minta untuk menangguhkan kegiatan bersama dan keagamaan di lingkungan masyarakat.

"Ya pembatasan waktu dan di usahakan melakasanakan kegiatan itu pada waktu siang hari, karena ini gampang di kontrol dalam melakukan pengawasan," katanya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved