Breaking News:

Pilkada Indramayu 2020

Materi Debat Publik Pilkada Indramayu Terlalu Normatif, Pengamat: Tak Ada Soal Mafia Air & Korupsi

Isu korupsi ini, dinilai masyarakat harus benar-benar ditangani serius agar tidak lagi terjadi di Kabupaten Indramayu.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Pengamat Politik Indramayu, Hadi Santosa (47), saat diwawancara TribunCirebon.com, Senin (23/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Debat publik Pilkada Indramayu dirasa belum memuaskan masyarakat luas.s

Debat tersebut diketahui disiarkan melalui saluran stasiun televisi RCTV Cirebon dan Channel Youtube KPU Kabupaten Indramayu pada Minggu (22/11/2020) malam.

Salah seorang Pengamat Politik Kabupaten Indramayu, Hadi Santosa (47) mengatakan, kurang puasnya masyarakat soal debat tadi malam lebih kepada materi debat.

Baca juga: Sosok Ini Disebut Danai Kepulangan Habib Rizieq, Artikel Rusdi S Kamri Heboh, Jubir JK Buka Suara

Baca juga: Fantasi Liar Jenita Janet di Atas Ranjang Terungkap, Ingin Lakukan Ini Dengan Sang Suami Danu Sofwan

Ia menilai, materi tersebut terlalu normatif atau hanya pada garis besarnya saja.

"Banyak di medsos yang mempertanyakan kenapa isu korupsi tidak dibahas, padahal itu yang penting," ujar dia.

Isu korupsi ini, dinilai masyarakat harus benar-benar ditangani serius agar tidak lagi terjadi di Kabupaten Indramayu.

Para kandidat kepala daerah pun, dituntut bisa memberantas isu tersebut.

Masih disampaikan Hadi Santosa yang sekaligus seorang akademisi itu, dalam hal ini masyarakat menginginkan materi debat yang lebih spesifik.

Materi itu, harus benar-benar menjadi permasalahan yang hanya dialami di Kabupaten Indramayu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved