Breaking News:

Fadli Zon Kritik Pangdam Jaya yang Ikut Urusi Baliho Habib Rizieq Shihab, 'Jangan Terseret Politik'

Fadli Zon berkomentar atas pengakuan Pangdam Jaya yang memerintahkan anggota TNI dalam pencopotan baliho Habib Rizieq Shihab.

Repro/KompasTV
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon saat ditemui wartawan di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (3/7/2017). 

TRIBUNCIREBON.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon berkomentar atas pengakuan Pangdam Jaya yang memerintahkan anggota TNI dalam pencopotan baliho Habib Rizieq Shihab.

Menurut Fadli Zon, hal itu di luar kewenangan dan tugas TNI.

"Apa urusannya Pangdam Jaya memerintahkan mencopot baliho? Di luar kewenangan dan tupoksi TNI," ungkap Fadli Zon melalui cuitan di Twitter, Jumat (20/11/2020).

"Sebaiknya jangan semakin jauh terseret politik, kecuali mau hidupkan lagi 'dwifungsi ABRI' imbangi 'dwifungsi polisi'," lanjut Fadli Zon.

Cuitan Fadli Zon
Cuitan Fadli Zon (Twitter/fadlizon)

Baca juga: Perintahkan Pencopotan Baliho Habib Rizieq, Pangdam Jaya: Ingat, akan Saya Bersihkan Semua

Diketahui sebelumnya Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyebut dirinyalah yang memberi perintah jajarannya untuk mencopot spanduk dan baliho Rizieq Shihab.

"Ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq, itu perintah saya," kata Dudung menjawab pertanyaan wartawan seusai apel pasukan di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2020).

Dilansir Kompas.com, Dudung menjelaskan, awalnya sejumlah petugas Satpol PP sudah menurunkan baliho yang dipasang tanpa izin itu.

Akan tetapi baliho-baliho tersebut kembali dipasang.

"Ini negara hukum, harus taat kepada hukum, kalau pasang baliho itu sudah jelas ada aturannya, ada bayar pajaknya, tempatnya sudah ditentukan. Jangan seenaknya sendiri."

"Seakan-akan dia paling benar, enggak ada itu," kata Dudung.

Halaman
1234
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved