Breaking News:

SEDANG Berlangsung Pemeriksaan Ridwan Kamil di Bareskrim Mabes Polri Soal Acara Habib Rizieq

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh Bareskrim Mabes Polri, terkait acara Habib Rizieq Shihab di Bogor

Editor: Machmud Mubarok
Humas
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh Bareskrim Mabes Polri, Jumat (20/11/2020). Foto diambil saat menerima Dewan Ketahanan Nasional di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (18/11/20) 

Menurut keterangan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono, salah satu yang dipanggil adalah Gubernur Anies Baswedan.

“Kepada anggota binmas yang bertugas di protokol kesehatan, RT, RW, satpam, linmas, lurah, camat, wali kota Jakpus, kemudian KUA, satgas Covid-19, Biro Hukum DKI, dan Gubernur DKI, kemudian beberapa tamu yang hadir,” ucap Argo.

 Menurut Argo, klarifikasi itu terkait kasus dugaan tindak pidana seperti tertuang dalam UU Kekarantinaan Kesehatan.

“Rencana akan kita lakukan klarifikasi dengan dugaan tindak pidana Pasal 95 UU RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantina kesehatan,” tuturnya.

Pembelaan Anies

Sementara itu, Gubernur Anies mengaku sudah mengirimkan surat mengenai aturan penyelenggaraan acara kepada Rizieq Shihab untuk pernikahan putrinya di Petamburan.

Anies mengatakan, surat aturan penyelenggaraan tersebut sudah dikirimkan melalui Wali Kota Jakarta Pusat.

"Jadi kalau kemarin, Wali Kota Jakarta Pusat mengirimkan surat mengingatkan bahwa ada ketentuan yang harus ditaati dalam kegiatan-kegiatan," kata Anies saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin.

Namun sayangnya, surat aturan yang diberikan Anies tersebut tidak digubris oleh Rizieq Shihab sehingga kegiatan yang menimbulkan kerumunan tetap terjadi.

Akhirnya terjadi pelanggaran terkait kerumunan pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Meski demikian, Anies menegaskan, Pemprov DKI Jakarta tidak main-main dan serius dalam menegakkan protokol kesehatan.

Dia menuturkan, ketegasan tersebut tecermin dalam sanksi yang diberikan oleh penyelenggaraan acara pernikahan putri Rizieq Shihab. 

Anies mengatakan, sanksi denda Rp 50 juta yang diberikan kepada Rizieq Shihab karena membuat acara yang menimbulkan kerumunan tidak main-main.

"Rp 50 juta itu membentuk perilaku, karena begitu orang dengan Rp 50 juta, beda perilakunya dengan sanksi Rp 50.000 - Rp 200.000," kata Anies.

Sanksi itu pun, lanjut Anies, sudah diterapkan dalam banyak kasus. Hanya saja, saat ini karena kasusnya mengundang perhatian publik jadi sanksi denda bisa tersorot. "Hanya saja, selama ini kan tidak kelihatan, sekarang kan kelihatan," kata Anies.

Diberitakan sebelumnya, buntut dua acara yang menyebabkan kerumunan massa di Bogor dan Jakarta menyebabkan dua Kapolda, yaitu Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jabar dicopot dari jabatannya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihaknya sudah mengirim pesan kepada tokoh-tokoh agama, termasuk Habib Rizieq Shihab.

Pesannya untuk menyesuaikan diri dalam beraktivitas dan menggelar kegiatan di tengah pandemi Covid-19, dengan menegakkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Saya sudah mengirimkan pesan kepada Habib Rizieq, juga melalui habib-habib yang lain, agar mampu memahami situasi yang tidak mudah ya, dalam pengendalian Covid-19," katanya di Hotel Savoy Homann Bandung, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: Nikita Mirzani Tak Sudi Rekam Dirinya Saat Bercinta: Gue Badannya Bagus, Rugi Dilihat Banyak Orang

Baca juga: Periode Menstruasi Kamu Lebih Singkat? Wanita Harus Hati-hati, 5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Baca juga: Dulu Mutasi Kapolres yang Gelar Resepsi saat Covid, Nana Sudjana Dicopot Jabatan Karena Abai Prokes

Para habib dan tokoh agama, katanya, harus melaksanakan adaptasi kebiasaan baru seperti masyarakat lainnya.

Dengan melaksanakan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

"Tetap, acara Maulid Nabi, acara apa pun terselenggara, tapi gunakan teknologi, seperti Zoom kan begitu ya. Seperti yang kami gunakan pada saat kami harus menyapa orang dengan jumlah yang banyak, tapi mengikuti protokol kesehatan," tuturnya.

Emil mengatakan penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru ini dimohon untuk diterapkan di manapun.

Dirinya pun tidak berharap ada pelarangan-pelarangan penggelaran acara, asalkan protokol kesehatan ini dilaksanakan.

Pada dasarnya, kata Emil, pihaknya ingin tetap produktif walaupun sedang menghadapi Covid-19, yaitu beradaptasi dari kebiasaan lama yang masih suka berkerumun menjadi tetap produktif, tapi menggunakan teknologi dan menggunakan cara baru yang menghindari kerumunan.

"Saya mengimbau kepada semua pihak dan tokoh yang punya pengaruh, untuk bisa mengendalikan dari dirinya dulu. Karena kalau sudah follower-nya atau kelompoknya berkumpul, itu lebih susah dikendalikan," tuturnya. 

Baca juga: Hari Ini Gisel Dipanggil Polisi Soal Video Syur Durasi 19 Detik, 2 Tersangka Berani Sebut Inisial GA

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Mendagri Tegur Kepala Daerah yang Abai Protokol Kesehatan: Jangan Pandang Bulu

Penindakan tegas terhadap pelanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19, katanya, sudah diinstruksikan sejak dulu, tidak hanya saat menghadapi sejumlah kerumunan sejak kepulangan Rizieq Shihab.

"Hanya di lapangan, tegas level bagaimana, itu diserahkan kepada aparat. Ada sifat tegasnya dilobi, ada dihimbau, kemudian dilarang, ada tegasnya diusir, kan enggak ada teknis di kita. Bahwa kita tetap menjaga konsistensi itu, saya kira adalah nilainya," katanya.

Sejumlah kerumunan baru-baru ini, katanya, diharapkan menjadi pelajaran untuk semuanya, karena keberhasilan menangani Covid-19 perlu partisipasi publik, tidak hanya pemerintah dan aparat.

"Kasihan ke polisinya gitu, kalau dari masyarakat yang tidak mentaati. Kan nanti yang disalahkan polisi lagi polisi lagi. Karena ini harus dari dua arah," katanya.

Baca juga: Nathalie Holscher Bongkar Kesan Malam Pertama Dengan Sule, Mau Bikin Anak Malah Diganggu Sosok Ini

Mengenai masalah penindakan pelanggaran protokol kesehatan pencegahan Covid-19, katanya, harus dilakukan dengan adil.

Dirinya pun mempertanyakan jika kerumunan massa simpatisan Rizieq Shihab dipermasalahkan di Jakarta dan Bogor, harus juga ditelusuri kerumunan di Bandara Soekarno Hatta di Banten.

"Pertanyaan saya, waktu bandara ramai, itu tuh kan seolah-olah juga diizinkan menyambut, katanya kan begitu. Dan itu lokusnya di Banten. Kalau hanya di Jawa Barat, Banten juga jadi titik pertama ya, kalau mau track record menegakkan. Seperti beginilah, apa bedanya kita menegakkan saat demo kan, seharusnya enggak boleh juga, tapi enggak bisa dilarang juga yang orang berdemo itu kan," katanya.(Sam)

Doni Monardo Minta Maaf

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta maaf kepada semua pihak atas pemberian masker ke Petamburan yang menuai pro dan kontra.

Permintaan maaf itu ia sampaikan dalam konferensi pers secara virtual dari Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Minggu (15/11/2020).

"Sekali lagi mohon maaf apabila langkah-langkah yang telah dilakukan ini mungkin banyak pihak yang kurang senang,” ujar Doni yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu.

Baca juga: Kasus Prostitusi Online Diungkit kembali, Nikita Mirzani Mengaku Tak Laku karena di Tubuhnya Ada Ini

Baca juga: Siswi Dirudapaksa Teman Sekelasnya, Pelaku Lakukan Aksi Bejat Saat Kelas Sepi hingga di Kebun Sawit

Baca juga: Daftar Harga HP Oppo Terbaru November 2020, Oppo A5, Oppo Reno 4, Oppo Find X2 Pro Mulai Rp 1 Jutaan

Baca juga: Doa Untuk Orang Sakit Supaya Diangkat Penyakitnya dan Sembuh, Pernah Dilafalkan Nabi Muhammad SAW

Jenderal bintang tiga itu mengakui bahwa apa yang telah dilakukan demi menegakkan perlindungan kepada masyarakat dari penularan Covid-19 sempat menuai pro dan kontra.

Doni berharap fungsi peran serta tujuan pemberian masker itu dapat dipahami untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Ini semata-mata demi memberikan perlindungan terbaik kepada bangsa kita. Solus populi suprema lex, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” imbuhnya.

Di sisi lain, Doni menginginkan agar kerumunan tidak terulang kembali di tengah pandemi. Ia menegaskan agar semua pihak tidak menyelenggarakan kegiatan yang menciptakan keramaian atau kerumunan.

Sebab, lanjut dia, kerumunan dapat berpotensi menimbulkan adanya penularan Covid-19 di tengah kerumunan.

"Sekali lagi kepada semua pihak, terutama kepada tokoh-tokoh yang masih memiliki keinginan untuk menyelenggarakan acara-acara yang menciptakan kerumunan, tolong ini ditunda dulu sampai kondisi pandemi ini bisa kita kendalikan,” kata mantan Komandan Paspampres itu.

Sebelumnya, pada Sabtu malam, Rizieq Shihab membuat acara pernikahan putrinya yang mengundang kerumunan di Petamburan.

Ia menikahkan putrinya, Sharifa Najwa Shihab, sekaligus menggelar peringatan Maulid Nabi SAW.

Satgas Penanganan Covid-19 dikabarkan juga mengantarkan masker dan hand sanitizer untuk acara pernikahan putri Rizieq Shihab.

Masker itu diantar ke kediaman Rizieq yang juga lokasi acara pernikahan, Jalan Petamburan III, Jakarta, Sabtu (14/11/2020) siang. Adapun jumlah masker yang diantarkan yaitu sebanyak 20.000 masker terdiri dari masker medis dan non-medis.

Diberitakan sebelumnya, puluhan ribu orang mendatangi tempat pernikahan yang juga menjadi peringatan akbar Maulid Nabi Muhammad SAW.

Satu Jalur di Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat, ditutup acara pernikahan Syarifah Najwa Shihab nanti malam.

Pantauan Kompas.com, pukul 14.30 WIB, satu jalur yang ditutup adalah yang mengarah ke Tanah Abang.

Jalur itu ditutup tenda sepanjang 350 meter, mulai dari Pasar Ikan Hias Slipi sampai RS Pelni.

Di jalur itu dipasangi tenda putih yang akan digunakan untuk acara nanti.

Semula kendaraan masih bisa melintas.

Namun, mulai sore ini jalur itu ditutup karena panitia mulai memasang panggung hingga bangku untuk acara pernikahan.

Sementara jalur sebelahnya masih bisa digunakan kendaraan untuk melintas, baik dari arah Slipi maupun dari Tanah Abang.

Namun, terjadi kemacetan karena penyempitan jalur.

Polisi pun terlihat mengatur lalu lintas.

Sejumlah panitia pernikahan putri Rizieq juga ikut membantu mengurai kemacetan.

Baca juga: Acara Ceramah Habib Rizieq Shihab Dihadiri Ribuan Orang, Kapolda Jabar: Melanggar Protokol Kesehatan

Baca juga: Anggota TNI yang Sambut Habib Rizieq Shihab dengan Takbir Kini Diawasi POM TNI AU dan Intelijen

Sementara di rumah Rizieq di Jalan Petamburan III sudah tampak berbagai karangan bunga.

Salah satunya dari Presiden Partai Keadilan Sejahtera Ahmad Syaikhu.

Adapun acara akad nikah putri Rizieq ini akan dimulai pukul 19.30 WIB.

Setelah itu acara dilanjutkan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pihak panitia memperkirakan ada 10.000 orang yang akan hadir.

Satgas Covid-19 sudah datang ke lokasi pernikahan untuk mengantar bantuan berupa masker dan hand sanitizer.

Bantuan itu untuk memastikan agar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 diterapkan dengan baik.

LINK LIVE STREAMING ---- Klik di sini

Berikut sosok putri Habib Rizieq Shihab, Syarifah Najwa Shihab yang akan segera menikah.

//

Kini nama Syarifah Najwa Shihab tengah hangat diperbincangkan serta menjadi sorotan.

Lantaran sang ayah, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) telah tiba di tanah air setelah lama berada di Arab Saudi.

Lantas, siapakah sosok Syarifah Najwa Shihab?

Tanty Octavia bertemu Habib Rizieq Shihab dan istrinya, Umi Syarifah di Jeddah.
Tanty Octavia bertemu Habib Rizieq Shihab dan istrinya, Umi Syarifah di Jeddah. (Istimewa)

Putri ke-4 Habib Rizieq Shihab

Melalui video di kanal YouTube Front TV, Rabu (4/11/2020), Rizieq Shihab menerangkan bahwa Syarifah Najwa Shihab merupakan putri keempatnya.

Diberitakan Tribunnews.com, Syarifah Najwa Shihab adalah putri Rizieq Shihab dari pernikahannya dengan Syarifah Fadlun bin Yahya.

Diketahui Rizieq Shihab telah menikah dengan Syarifah Fadlun bin Yahya pada 11 September 1987 silam.

Telah menikah selama 33 tahun, keduanya dikaruniai tujuh anak.

Yakni di antaranya satu anak laki-laki serta enam anak perempuan.

Nama anak Rizieq Shihab dan Syarifah Fadlun bin Yahya ada Rufaidah Shihab, Humaira Shihab.

Kemudian Zulfa Shihab, Najwa binti Rizieq Shihab, Mumtaz Shihab, Fairuz Shihab, serta Zahra Shihab.

Segera Menikah dan Sudah Bertunangan

Sementara itu masih dilansir Tribunnews.com, Rizieq Shihab menerangkan akan segera menikahkan putri keempatnya.

Bahkan ia menuturkan bahwa Syarifah Najwa Shihab sebelumnya telah bertunangan.

"Saya akan menikahkan putri saya yang keempat, Syarifah Najwa Shihab dengan tunangannya," terang Rizieq Shihab.

Baca juga: Dampak Keramaian Massa Penjemput Rizieq Shihab, Rute Kereta Bandara Soekarno-Hatta Dibatasi

Baca juga: Sejak Subuh Simpatisan Habib Rizieq Padati Bandara Soekarno-Hatta, Lalu Lintas Tol Macet 7 Km

Diketahui putri keempat Rizieq Shihab akan menikah dengan sosok bernama Irfan Alaydrus.

Namun setelah tim Tribunnews.com melakukan penelusuran, tidak ada informasi lebih lanjut soal calon menantu Rizieq Shihab ini.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved